Minggu, 15 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Terbesar Sejarah Turki, Korban Tewas hampir Capai 10 Ribu

Kamis, 9 Februari 2023
A A
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memeluk warga korban gempa Turki di Provinsi Kahramanmaras. Foto Kantor Kepresidenan Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memeluk warga korban gempa Turki di Provinsi Kahramanmaras. Foto Kantor Kepresidenan Turki.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan gempa yang mengguncang negara itu pada Senin subuh, 6 Februari 2023, adalah gempa terbesar dalam sejarah Turki. Hingga Rabu, 8 Februari 2023, gempa susulan sudah terjadi 648 kali, jumlah korban meninggal dunia kian bertambah dan hampir mencapai 10 ribu jiwa.

Di hari kedua pasca gempa utama, Erdogan meninjau sejumlah wilayah di antaranya Provinsi Kahramanmaras dan Hatay.

Gempa dahsyat dengan magnitudo 7,7 di wilayah Distrik Pazarcık, dan gempa susulan magnitudo 7,6 di Distrik Elbistan, Provinsi Kahramanmaras, menyebabkan kerusakan parah di sepuluh provinsi dengan populasi 13,5 juta penduduk.

Baca Juga: Gunung Karangetang Siaga, Perhatikan Imbauan Badan Geologi Berikut Ini

Masifnya kerusakan dampak gempa, disebabkan pusat gempa berada di darat dengan hiposentrum sangat dangkal, dan terjadi di jalur Lempeng Anatolia hingga memicu aktivitas di Lempang Arab dan Afrika.

“Ini salah satu bencana gempa terbesar dalam sejarah Turki,” kata Presiden Erdogan kepada pers saat meninjau wilayah Provinsi Hatay pada Rabu kemarin.

Kantor Kepresidenan Turki menyebutkan, data sementara korban meninggal dunia yang telah ditemukan 9.057 orang di antaranya 3.356 korban meninggal terdapat di Provinsi Hatay. Korban terluka 52.979 orang, dan jumlah bangunan yang hancur 6.444 unit.

Baca Juga: Satu Tahun Represi, PTUN Putuskan Tambang Andesit di Wadas Tak Berkekuatan Hukum

Erdogan menegaskan, tidak membiarkan warganya tinggal di jalan. Meski tenda-tenda penampungan telah disediakan oleh AFAD, lembaga penanggulangan bencana Turki, pemerintah berencana memindahkan pengungsi ke sejumlah hotel di antaranya di Kota Antalya, Alanya dan Kota Mersin.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa terbesar sejarah Turkigempa Turkigempa Turki dan Suriahkorban gempa TurkiLempeng AnatoliaPresiden Turki Erdogan

Editor

Next Post
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. Foto dpr.go.id.

DPR: Pembebasan Lahan Hutan untuk IKN yang Tak Transparan Rawan Korupsi SDA

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media