Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Vulkanik Meningkat, Gunung Lewotobi Laki-Laki Jadi Awas

Kamis, 13 Februari 2025
A A
Penampakan kawah Gunung Leotobi Laki-laki di Flores Timur. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Penampakan kawah Gunung Leotobi Laki-laki di Flores Timur. Foto Dok. Kementerian ESDM.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level III (Siaga) menjai Level IV (Awas) per Kamis, 13 Februari 2025 pukul 03.00 WITA. Menyusul peningkatan aktivitas gunung api di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur itu.

“Penaikan status berdasarkan hasil pantauan visual maupun instrumental. Termasuk hasil historikal letusan yang selama ini kami pantau,” ujar Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam konferensi pers secara virtual, Kamis, 13 Februari 2025.

Peningkatan aktivitas vulkanik itu teramati mulai periode 3 Januari – 13 Februari pada pukul 00.00 WITA tercatat terjadi 43 kali gempa letusan/erupsi, 987 kali gempa hembusan, 388 kali harmonik, 59 kali gempa low frequency. Juga 17 kali gempa vulkanik dangkal, 267 kali gempa vulkanik dalam, 57 kali gempa tektonik lokal, 247 kali gempa tektonik jauh, 8 kali gempa getaran banjir, 3 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1.4-7.4 mm, dominan 4.4 mm.

Baca juga: Pagar Laut di Bekasi Dibongkar, Dugaan Korupsi di Tangerang Diusut

“Gempa vulkanik dalam naik cukup signifikan,” kata Wafid.

Gempa ini mengindikasikan intensitas aktivitas magma dalam kantung magma bertambah dan menuju pada kedalaman yang dangkal. Pada tanggal 12 Februari naik menjadi 92 kali dalam 1 hari, namun erupsi terakhir terjadi pada 03.31 WITA.

Peningkatan aktivitas vulkanik juga tercermin dari pantauan visual menggunakan drone pada 18 Oktober menunjukkan ada dua lubang erupsi. Kemudian 5 November 2024 menunjukkan terbongkarnya sisi bagian barat laut yang sebelumnya terdapat lubang erupsi. Serta visual 6 Januari 2025 menunjukkan kawah gunung menjadi lebih lebar dari kondisi normal sebelum.

Baca juga: Suhandano, Ekolinguistik Membangun Opini Publik untuk Selamatkan Lingkungan

Gunung Lewotobi Laki-laki terletak di Flores Timur dengan posisi geografis di -8,5389 LS dan 122,7682 BT dan ketinggian 1584 mdpl. Karakter erupsi ini erupsi eksplosif yang menghasilkan lontaran material pijar dan endapan abu. Juga menghasilkan erupsi magmatis yang menghasilkan kubah lava, aliran lava, dan awan panas guguran.

Aktivitas vulkanik gunung ini cenderung fluktuatif dengan rentang waktu erupsi antara 1 hingga 29 tahun, yang terpendek antara 1 – 7 tahun dan yang terlama 18 – 29 tahun. Volcanic Index Eruption VEI berada pada 1 – 3.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Flores Timurgempa vulkanik dalamGunung Lewotobi Laki-lakistatus AWAS

Editor

Next Post
Ilustrasi alat brat menjadi salah satu modal kampus dalam mengelola tambang. Foto AlexBanner/pixabay.com.

Kampus Unpad Punya Teknik Geologi, Tak Serta Merta Tertarik Mengelola Tambang

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media