Minggu, 21 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hari Disabilitas Internasional, POTADS Khitan 160 Anak Disabilitas di 11 Provinsi

Minggu, 4 Desember 2022
A A
Memperingati Hari Disabilitas Internasional, POTADS (Yayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) bersama Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) Pusat dan Wilayah DKI Jakarta menggelar khitanan massal di Klinik Sunat 123 Ruko Angsana, Jalan Angsana Raya/Rawajati Timur No.1, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu 3 Desember 2022. Foto Istimewa.

Memperingati Hari Disabilitas Internasional, POTADS (Yayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome) bersama Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI) Pusat dan Wilayah DKI Jakarta menggelar khitanan massal di Klinik Sunat 123 Ruko Angsana, Jalan Angsana Raya/Rawajati Timur No.1, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu 3 Desember 2022. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

“Ini tahun kedua kolaborasi dengan POTADS mengkhitan anak disabilitas. Ini merupakan program kerja tahunan ASDOKI, yang hari ini digelar di 37 klinik di 11 provinsi,” kata Ketua Bidang Pengabadian Masyarakat ASDOKI, dr. Arikarno.

Baca Juga: Relokasi Warga Terdampak Gempa Cianjur, Ini Pemukiman Diprioritaskan Direlokasi

Ketua Wilayah DKI ASDOKI, dr. Zacky E Triwahyudi, MARS, menuturkan, khitanan massal ini merupakan salah satu kepedulian ASDOKI DKI membantu anak-anak disabilitas dilakukan serentak se-Jabodatabek.

“ASDOKI DKI berpartisipasi dalam kegiatan khitanan massal untuk wilayah Jabodetabek,” kata dr. Zacky.

Selain itu, POTADS akan menggelar Webinar Rehab Medik bertema Pentingnya Asesmen Dalam Menentukan Habilitasi Pada Anak Dengan Down Syndrome pada Ahad, 4 Desember 2022, dan assesmen pada anak dengan down syndrome pada 11 Desember 2022.

“Tercatat ada 498 peserta penyandang down syndrome dan 335 dokter rehab medik untuk kegiatan assesmen rehab medik,” ungkap Eliza.

Baca Juga: Pakar UGM, Sakit dan Kelaparan Akibat Perubahan Iklim Jadi Bencana Masa Depan

Diyakininya, penyandang down syndrome ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang dengan segala kekurangan dan kelebihannya tetap “bisa dan mampu” berbuat seperti individu lainnya. Sebagai parents support group, kehadiran POTADS sangat membantu para orang tua yang memiliki anak dengan down syndrome.

POTADS menjadi wadah berbagi semangat dan dukungan, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengasuhan anak dengan down syndrome. POTADS menjadi sahabat yang menemani orang tua membersamai tumbuh kembang anak dengan down syndromenya.

Baca Juga: Pulau Maitara, Pulau Kaya Rempah di Lembar Uang Pecahan Seribu

Namun, tidak semua orang tua penyandang disabilitas seberuntung orang tua penyandang down syndrome yang ada di POTADS. Sebagian dari mereka tidak memiliki komunitas yang mensupport mereka.  Terkadang ada komunitas penyandang disabilitas namun karena satu dan lain hal ruang lingkupnya terbatas sehingga tidak bisa memberikan layanan maksimal kepada anggota komunitasnya.

“Semoga banyak penyandang disabilitas merasakan manfaat dari kegiatan POTADS, mendapat pelayanan terbaik dari dokter-dokter yang berpengalaman di bidangnya, dan semoga lebih banyak pihak yang bisa memberikan ruang dan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bisa diterima di masyarakat luas. Selamat Hari Disabilitas Internasional,” ucap Eliza. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: anak down syndromeASDOKIEliza Octavianti RogiHari Disabilitas InternasionalPOTADSYayasan Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome

Editor

Next Post
Gunung Semeru status Awas sejak Minggu, 4 Desember 2022, pukul 12.00 WIB. Foto BNPB, petugas mengevakuasi seorang warga.

Gunung Semeru Status Awas, Puluhan Warga Dievakuasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Masyarakat adat Awyu, Papua mengajukan permohonan kasasi ke MA terkait upaya mempertahankan kelestarian hutan Papua. Foto Dok. Walhi Papua.Walhi Papua Tolak Rencana Prabowo Buka Perkebunan Sawit di Papua
    In News
    Rabu, 17 Desember 2025
  • Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Terancam Punah, DIY Didesak Terbitkan Larangan Perdagangan Monyet Ekor Panjang
    In News
    Selasa, 16 Desember 2025
  • Evakuasi warga terdampak banjir di Bali pada Minggu, 14 Desember 2025. Foto BNPB.Banjir di Bali Menewaskan Seorang Turis Mancanegara
    In Bencana
    Senin, 15 Desember 2025
  • Penanganan darurat bencana Sumatra, pengerukan Sungai Aek Doras, Kota Sibolga, Sumatra Utara. Foto BNPB.Bencana Sumatra, Korban Tewas Mencapai Seribu Lebih
    In Bencana
    Senin, 15 Desember 2025
  • FAMM Indonesia bersama Kaoem Telapak menggelar "FAMM Fest: mempertemukan Suara, Seni, dan Rasa" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) pada 10 Desember 2025.Perempuan di Garis Depan Krisis Ekologis
    In News
    Sabtu, 13 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media