Kamis, 28 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hati-hati, Duduk Bertumpu pada Tulang Belakang Sebabkan Saraf Kejepit

Kebanyakan duduk, apalagi berat tubuh lebih banyak dibebankan pada tulang belakang akan mengakibatkan cidera tulang belakang. Ini tips untuk mencegahnya.

Minggu, 27 Februari 2022
A A
Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tulang belakang merupakan struktur tubuh yang vital dan kompleks. Salah satu strukturnya berfungsi untuk menjalankan jalur informasi antara alat gerak (kaki dan tangan) dan pusat intruksi (otak). Tak heran, sebutan tulang belakang tak sebatas kerangka tulangnya saja. Melainkan meliputi segala struktur yang ada di sekitarnya.

“Segala sesuatu yang berpotensi untuk menganggu jalannya informasi antara alat gerak dan otak bisa menimbulkan gejala oleh penderita,” tutur Dosen Departemen Ilmu Bedah, FK-KMK Universitas Gadjah Mada dokter Yudha Mathan Sakti, sebagaimana dikutip dari laman ugm.ac.id, Sabtu, 26 Februari 2022.

Tulang belakang, menurut Yudha terdiri dari 33 ruas dari pangkal kepala atau daerah leher hingga tulang ekor. Insiden lokasi terjadinya masalah tulang belakang banyak terjadi di daerah yang tidak terlalu stabil atau tidak ada struktur yang memegang dengan baik.

Baca Juga: Masa Endemi Tetap Prokes, Kecuali Ada Vaksin 100 Persen Kebal Covid-19

Yudha menyebutkan, pertama, yang tidak dipegang dengan stabil adalah leher. Berbeda dengan daerah dada yang dipegang oleh tulang iga, sehingga relatif stabil dan permasalahannya lebih sedikit. Kemudian, kedua, di daerah pinggang. Ketiga, daerah peralihan, yaitu antara leher dan tulang punggung bagian atas.

Lantas apa saja penyebab cidera tulang belakang?

Umumnya ada lima penyebab cidera tulang belakang, meliputi karena bawaan atau kongenital, infeksi, trauma (jatuh yang mengakitbatkan trauma atau cedera pada tulang belakang yang melibatkan saraf), dan suatu proses kegananasan atau metabolisme. Selain itu, bekerja dari rumah juga berkontribusi menimbulkan tekanan pada saraf tulang belakang yang lebih tinggi atau disebut dengan HNP. Yang terakhir ini biasa dikenal dengan sebutan saraf kejepit, yaitu penekanan saraf tulang belakang karena rusaknya bantalan tulang belakang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: cidera tulang belakangsaraf kejepitstanding tablestretchingtulang belakang

Editor

Next Post
Peta Rusia-Ukraina. Foto unpad.ac.id.

Ingat Andrei Gromyko, Akhiri Perang Rusia-Ukraina dengan Perundingan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media