Minggu, 14 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Masa Endemi Tetap Prokes, Kecuali Ada Vaksin 100 Persen Kebal Covid-19

Saat masuk ke masa endemi Covid-19, perilaku hidup masyarakat tetap menerapkan prokes, karena penyakit itu masih ada. Kecuali ditemukan vaksin yang bisa menjamin orang kebal Covid-19 hingga 100 persen.

Sabtu, 26 Februari 2022
A A
Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Ilustrasi kehidupan masa pandemi Covid-19. Foto Surprising_Shots/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tansisi dari pandemi menjadi endemi menjadi salah fokus pemerintah saat ini untuk mengendalikan Covid-19. Endemi adalah keberadaan penyakit atau agen penyakit yang ada secara konsisten tetapi terbatas pada wilayah tertentu. Lantas kapan pandemi Covid-19 berubah menjadi endemi?

Pakar biostatistika dan epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) dokter Windhu Purnomo menjelaskan, Covid-19 mulai terkendali apabila dari pandemi berubah menjadi endemi, kemudian sporadik. Selama endemi, kasus Covid-19 tetap ada, tetapi jumlah kasus rendah dan tidak ada peningkatan atau penurunan. Sedangkan kondisi sporadik tercapai apabila dari endemi terjadi penurunan sehingga menjadikan Covid-19 seperti kebanyakan penyakit menular lainnya yang sudah sporadik.

“Lama-lama mungkin bisa saja (Covid-19) tereleminasi, tapi masih lama mungkin. Yang kami harapkan adalah endemi dulu, kemudian sporadik,” jelas Windhu dalam webinar Menyongsong Masa Endemi Covid-19 sebagaimana dilansir dari laman unair.ac.id, 23 Februari 2022.

Baca Juga: Agung Satyawan: Jika Ukraina Jadi Anggota NATO, PD III Dikhawatirkan Meletus

Syarat pandemi berakhir dan mencapai kondisi endemik adalah, pertama, status vaksinasi yang memadai secara global. Artinya, tidak hanya negara-negara tertentu, tapi secara umum negara di dunia sudah tinggi cakupannya.

Kedua, sistem kesehatan tidak lagi terbebani. Artinya, orang sudah biasa saja, tidak sulit mencari rumah sakit, dan tenaga kesehatan tidak lagi tertular. Dan ketiga, protokol kesehatan 3M sudah menjadi kebiasaan baru.

“Yang menetapkan berakhirnya status pandemi itu WHO, negara tidak bisa. Negara paling mencabut status darurat kesehatan masyarakat, tetapi tidak status pandemi. Status pandemi belum bisa dicabut apabila seluruh negara belum mencapai syarat-syarat tersebut,” tambah Windhu.

Mutasi terjadi selama masih ada penularan

Saat ini yang paling penting adalah masih ada tidaknya varian baru Covid-19 yang muncul. Sebab virus ini mudah mutasi. Jika masyarakat masih saling menulari, maka akan terjadi mutasi.

“Jadi kalau tidak mau ada mutasi, seluruh dunia harus betul-betul kompak, prokes tetap dilakukan, dan vaksinasi,” jelas Windhu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19endemiherd immunitypandemiprokesvaksinasi

Editor

Next Post
Kerusakan bangunan dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat pagi, 25 Februari 2022. Foto Ist.

Gempa Pasaman Barat, 8 Orang Meninggal Dunia, 6 Warga Diduga Tertimbun Longsor

Discussion about this post

TERKINI

  • Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Meutia Samira Ismet. Foto itk.ipb.ac.id.Meutia Ismet: Tambang Nikel Teluk Buli Ancam Ekosistem Laut hingga Kesehatan
    In Sosok
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Baleg DPR Janjikan RUU Masyarakat Adat Selesai 2026, Apa Saja akan Diatur?
    In Rehat
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun
    In News
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.coGayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi
    In Sosok
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media