Selasa, 21 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hati-hati, Duduk Bertumpu pada Tulang Belakang Sebabkan Saraf Kejepit

Kebanyakan duduk, apalagi berat tubuh lebih banyak dibebankan pada tulang belakang akan mengakibatkan cidera tulang belakang. Ini tips untuk mencegahnya.

Minggu, 27 Februari 2022
A A
Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tulang belakang merupakan struktur tubuh yang vital dan kompleks. Salah satu strukturnya berfungsi untuk menjalankan jalur informasi antara alat gerak (kaki dan tangan) dan pusat intruksi (otak). Tak heran, sebutan tulang belakang tak sebatas kerangka tulangnya saja. Melainkan meliputi segala struktur yang ada di sekitarnya.

“Segala sesuatu yang berpotensi untuk menganggu jalannya informasi antara alat gerak dan otak bisa menimbulkan gejala oleh penderita,” tutur Dosen Departemen Ilmu Bedah, FK-KMK Universitas Gadjah Mada dokter Yudha Mathan Sakti, sebagaimana dikutip dari laman ugm.ac.id, Sabtu, 26 Februari 2022.

Tulang belakang, menurut Yudha terdiri dari 33 ruas dari pangkal kepala atau daerah leher hingga tulang ekor. Insiden lokasi terjadinya masalah tulang belakang banyak terjadi di daerah yang tidak terlalu stabil atau tidak ada struktur yang memegang dengan baik.

Baca Juga: Masa Endemi Tetap Prokes, Kecuali Ada Vaksin 100 Persen Kebal Covid-19

Yudha menyebutkan, pertama, yang tidak dipegang dengan stabil adalah leher. Berbeda dengan daerah dada yang dipegang oleh tulang iga, sehingga relatif stabil dan permasalahannya lebih sedikit. Kemudian, kedua, di daerah pinggang. Ketiga, daerah peralihan, yaitu antara leher dan tulang punggung bagian atas.

Lantas apa saja penyebab cidera tulang belakang?

Umumnya ada lima penyebab cidera tulang belakang, meliputi karena bawaan atau kongenital, infeksi, trauma (jatuh yang mengakitbatkan trauma atau cedera pada tulang belakang yang melibatkan saraf), dan suatu proses kegananasan atau metabolisme. Selain itu, bekerja dari rumah juga berkontribusi menimbulkan tekanan pada saraf tulang belakang yang lebih tinggi atau disebut dengan HNP. Yang terakhir ini biasa dikenal dengan sebutan saraf kejepit, yaitu penekanan saraf tulang belakang karena rusaknya bantalan tulang belakang.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: cidera tulang belakangsaraf kejepitstanding tablestretchingtulang belakang

Editor

Next Post
Peta Rusia-Ukraina. Foto unpad.ac.id.

Ingat Andrei Gromyko, Akhiri Perang Rusia-Ukraina dengan Perundingan

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media