Rabu, 23 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hutan Tropis Butuh Klon Unggul untuk Adaptasi Perubahan Iklim

Untuk melihat dampak perubahan iklim, salah satunya dengan melihat kondisi hutan. Perlu spesies-spesies tanaman hutan yang bisa bertahan.

Kamis, 6 Oktober 2022
A A
Tegakan pohon jati di hutan Wanagama, Gunung Kidul, Yogyakarta, merupakan kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), salah satu hutan di Pulau Jawa yang berhasil dihijaukan kembali. Foto wanaloka.com

Tegakan pohon jati di hutan Wanagama, Gunung Kidul, Yogyakarta, merupakan kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK), salah satu hutan di Pulau Jawa yang berhasil dihijaukan kembali. Foto wanaloka.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Kami ingin dapat berkontribusi dalam pengelolaan hutan lestari di Indonesia,” harap Sigit.

Baca Juga: MoU Indonesia-Norwegia untuk Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Kehutanan

Selain itu, riset ini juga diharapkan memberi manfaat timbal balik untuk peningkatan kualitas penelitian dan implementasi hutan tropis di Indonesia. Juga memperkuat penelitian kolaboratif antara Indonesia dan Jepang.

“Terutama dalam pengelolaan hutan lestari dan mitigasi perubahan iklim,” kata Sigit.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kawasan hutan Indonesia dikelola sesuai dengan tiga fungsi, yaitu hutan produksi, hutan konservasi, dan hutan lindung. Luas hutan produksi di Indonesia saat ini 68,8 juta hektare yang dikonsesi menempati area 30,07 juta hektare, sedangkan sisanya tidak memiliki konsesi.

Baca Juga: Mengenal Hutan Mangrove ‘Sotek’ yang Dikunjungi Dua Menteri Lingkungan Hidup

Selanjutnya dari areal yang diberikan konsesi tersebut, sekitar 62 persen dikembangkan untuk hutan tebang pilih kayu hutan alam dimana 36 persen diperuntukan untuk penanaman kayu industri. Sementara penanaman hutan lainnya di Pulau Jawa seluas 2,4 juta hektare yang didominasi oleh tanaman jati.

KLHK juga berharap riset tersebut memberikan dampak upaya peningkatan konservasi hutan di Indonesia. Juga memberikan dampak sosial maupun ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar hutan.

“Kementerian LHK juga tengah mendorong pengembangan kawasan hutan tropis sekunder untuk mendukung hutan Indonesia tetap lestari,” kata Direktur Pengendalian Usaha Pemanfaatan Hutan KLHK, Khairi Wenda. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Kehutanan UGMhutan tropisketahanan hutan tropisKLHKklon unggulmitigasi perubahan iklimpengelolaan hutan lestariperubahan iklimprogram pemuliaan tanamansilvikultur intensifUGM

Editor

Next Post
Ilustrasi gila kerja. Foto lukasbieri/pixabay.com

Penggila Kerja, Waspada Hustle Culture dan Imposter Syndrome

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media