Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

I Gede Wenten: Integrasi Teknologi dan Seni akan Menjadi Sesuatu

Teknologi dan seni bukan mustahil berkolaborasi. Baik dari disiplin keilmuan, maupun dari orang-orang yang mumpuni dalam bidang teknologi dan seni. Produk-produk inovasinya sudah digunakan sehari-hari.

Selasa, 2 Agustus 2022
A A
Guru Besar ITB, Prof. I Gede Wenten. Foto itb.ac.id.

Guru Besar ITB, Prof. I Gede Wenten. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Gagasan Wenten lainnya di bidang seni adalah Modern Tropical Coastal Civilization. Yaitu gagasan untuk membangun peradaban baru di pesisir pantai tropis yang selama ini kurang dimaksimalkan potensinya. Inovasi itu mempertimbangkan carbon credit, aquaculture/ocean farming, energy/electricity, mineral/water, recreational, dan maritime security.

Baca Juga: Sukses Invensi Mesin Sangrai Kopi, BRIN Lirik Teknologi Fermentasi ‘Mutiara Hitam’

“Harus dipertimbangkan lagi karena Indonesia punya 17.000 pulau. Juga negara yang ada di garis equator,” kata Wenten.

Inovasi-inovasi melalui integrasi teknologi dan seni, menurut Wenten bisa diterapkan di perguruan tinggi, ITB misalnya. Mengingat kampus itu memiliki motto globally respected and locally relevan. Dia berharap ITB yang tengah berusaha melebarkan perannya dalam pengabdian masyarakat bisa berperan maksimal dan berbasis pada prinsip ilmiah yang kuat.

“Jika ranah seni rupa bersatu dengan teknologi, maka akan menjadi sesuatu,” kata Wenten. [WLC02]

Sumber: itb.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ITBProf I Gede Wentenproyek filtrasi air sungai yang dinamakan Mata Air Ibu di Imah Budaya Cigondewahteknologi dan seni

Editor

Next Post
Dipicu hujan lebat dan jebolnya tanggul sebabkan Desa Anggoro di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dilanda banjir. Foto Dok BNPB

Lima Wilayah Sulawesi Tenggara Status Waspada Dampak Hujan Lebat Esok Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media