Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

I Gede Wenten: Integrasi Teknologi dan Seni akan Menjadi Sesuatu

Teknologi dan seni bukan mustahil berkolaborasi. Baik dari disiplin keilmuan, maupun dari orang-orang yang mumpuni dalam bidang teknologi dan seni. Produk-produk inovasinya sudah digunakan sehari-hari.

Selasa, 2 Agustus 2022
A A
Guru Besar ITB, Prof. I Gede Wenten. Foto itb.ac.id.

Guru Besar ITB, Prof. I Gede Wenten. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Gagasan Wenten lainnya di bidang seni adalah Modern Tropical Coastal Civilization. Yaitu gagasan untuk membangun peradaban baru di pesisir pantai tropis yang selama ini kurang dimaksimalkan potensinya. Inovasi itu mempertimbangkan carbon credit, aquaculture/ocean farming, energy/electricity, mineral/water, recreational, dan maritime security.

Baca Juga: Sukses Invensi Mesin Sangrai Kopi, BRIN Lirik Teknologi Fermentasi ‘Mutiara Hitam’

“Harus dipertimbangkan lagi karena Indonesia punya 17.000 pulau. Juga negara yang ada di garis equator,” kata Wenten.

Inovasi-inovasi melalui integrasi teknologi dan seni, menurut Wenten bisa diterapkan di perguruan tinggi, ITB misalnya. Mengingat kampus itu memiliki motto globally respected and locally relevan. Dia berharap ITB yang tengah berusaha melebarkan perannya dalam pengabdian masyarakat bisa berperan maksimal dan berbasis pada prinsip ilmiah yang kuat.

“Jika ranah seni rupa bersatu dengan teknologi, maka akan menjadi sesuatu,” kata Wenten. [WLC02]

Sumber: itb.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: ITBProf I Gede Wentenproyek filtrasi air sungai yang dinamakan Mata Air Ibu di Imah Budaya Cigondewahteknologi dan seni

Editor

Next Post
Dipicu hujan lebat dan jebolnya tanggul sebabkan Desa Anggoro di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara dilanda banjir. Foto Dok BNPB

Lima Wilayah Sulawesi Tenggara Status Waspada Dampak Hujan Lebat Esok Hari

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media