Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Info Cuaca Penerbangan Cegah Abu Vulkanik Masuk ke Ruang Mesin Pesawat

Selasa, 14 November 2023
A A
Lokakarya tentang dampak abu vulkanik bagi penerbangan di Yogyakarta, 13 November 2023. Foto Dok. BMKG.

Lokakarya tentang dampak abu vulkanik bagi penerbangan di Yogyakarta, 13 November 2023. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tidak kurang dari 700 gunung api aktif dan berpotensi aktif telah terdeteksi di Kawasan Asia Tenggara. Padahal dampak letusan gunung berapi dapat menimbulkan bahaya signifikan bagi dunia penerbangan.

“Informasi meteorologi menjadi elemen kunci penanganan abu vulkanik untuk mencegah kecelakaan dan insiden yang disebabkan awan dan partikel abu vulkanik,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dalam lokakarya bertajuk “Workshop on Volcanic Ash Impact Handling for Aviation” di Hyatt Regency Hotel Yogyakarta pada 13 November 2023.

Sementara salah satu tugas BMKG ialah memberi informasi cuaca penerbangan. Termasuk informasi menjelang erupsi gunung berapi kepada seluruh pihak. Tujuannya adalah mengantisipasi pesawat yang sudah mengudara dari gangguan partikel abu vulkanik, karena partikel yang masuk ke dalam ruang mesin pesawat dapat berakibat fatal.

Baca Juga: Konservasi Tanah dan Air Kunci Keberlanjutan Masa Depan Bumi

“Jadi informasi cuaca penerbangan menjadi deteksi dini (early warning) bagi seluruh pihak, terutama di dunia aviasi,” kata Dwikorita.

Melihat fakta dampak bahaya abu vulkanik, menuntut ada tindakan terukur yang diambil oleh seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keselamatan dunia penerbangan. Juga untuk memastikan keberlanjutan dunia aviasi apabila terjadi semburan abu vulkanik yang suatu waktu bisa terjadi.

Dwikorita menekankan, perlu ada respon informasi antar penerbangan berbasis regional yang melibatkan banyak negara terkait dampak buruk abu vulkanik. Pengetahuan dan pemahaman yang sama dari seluruh pihak mengenai prosedur informasi abu vulkanik menjadi hal fundamental yang perlu dipahami.

Baca Juga: Masyarakat Sipil Serukan Pemerintah Stop Bakar Hutan untuk Bioenergi, Mengapa?

Kolaborasi terpadu antar negara dan wilayah akan mendorong peningkatan kesadaran situasional akan letusuan gunung berapi dan penyebabnya. Atas dasar itu, lokarkaya tersebut bertujuan utama meningkatkan kemampuan penyedia informasi abu vulkanik untuk penerbangan. Serta mendorong proses Pengambilan Keputusan Kolaboratif (Collaborative Decision Making/CDM) yang efektif dalam menanggapi kejadian abu vulkanik.

“Dengan kolaborasi dan kerjasama seluruh pihak memberikan peringatan dini. Ketika terjadi erupsi akan dilakukan analisis sebaran arah abu vulkanik untuk segera disiarkan peringatan dininya ke seluruh dunia,” imbuh Dwikorita.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abu vulkanikBMKGdeteksi diniDokumen ICAOFlight Information Regiongunung berapiinformasi cuaca penerbangan

Editor

Next Post
Aktivitas gempa susulan di Laut Banda, Maluku hingga sepekan, Selasa, 14 November 2023, masih terjadi. Foto Google Earth pusat gempa 5,2 magnitudo di Laut Banda berdasarkan koordinat BMKG.

Sudah Sepekan Gempa Susulan di Laut Banda Maluku Masih Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media