Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Informasi Riset yang Dihasilkan dari Pusat Studi Kebumian UGM

Kamis, 16 Maret 2023
A A
Menteri LHK Siti Nurbaya Abubakar di Pusat Studi Kebumian di Fakultas Geografi UGM. Foto ppid.menlhk.go.id.

Menteri LHK Siti Nurbaya Abubakar di Pusat Studi Kebumian di Fakultas Geografi UGM. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Studi Kebumian (Earth Sciences and Environment) di Fakultas Geografi UGM dirancang untuk pelayanan akademik, dan masyarakat maupun praktisi terkait dengan informasi dan penghimpunan hasil-hasil penelitian dengan basis landscape ecology. Termasuk juga berbagai hasil studi seperti Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), dan studi-studi tematik.

“KLHK mendukung konsolidasi dan pengembangan Earth Sciences yang mencakup segala dimensi biosfir. Terlebih tantangan berat kondisi perubahan iklim sekarang dan ke depan,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Abubakar saat melakukan kunjungan ke sana, Rabu, 15 Maret 2023.

Melalui Pusat Studi Kebumian, hal-hal berkaitan kebumian yang menyangkut fenomena alam, kewaspadaan bencana, manfaat kekayaan alam, pemanfaatan alam, dan sebagainya akan dihimpun dan dirangkum dengan penataan informasi dari data yang begitu melimpah. Subjek dimaksud merupakan bagian dari rumpun dasar keilmuan geografi. Untuk tahap awal akan berfokus pada informasi hasil penelitian berbasis Geo-reference dan Geo-science.

Baca Juga: Gempa Dangkal Darat Kembali Guncang Tarutung

“Kami pikirkan juga lebih lanjut untuk bisa dibangun Fakultas Geografi paling sedikit satu di tiap pulau besar. Tentu saja di IKN,” ujar Siti.

Pusat Studi Kebumian tersebut juga perlu dilengkapi dengan field observatory. Untuk temanya dapat disesuaikan dengan hal-hal yang penting bagi masyarakat.

“KLHK akan terus mendukung hadirnya field observatory bagi kepentingan edukasi dan ekonomi masyarakat juga selain kewaspadaan bencana, seperti untuk industri gemstone dan sebagainya,” imbuh Siti.

Baca Juga: Solusi Palsu Krisis Iklim Membuat Beban Perempuan Kian Berat

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: data spasialEarth Sciences and EnvironmentFakultas Geografi UGMfield observatoryMenteri LHK Siti Nurbayaperubahan iklimPusat Studi Kebumian

Editor

Next Post
Gempa bumi hari ini, Kamis, 16 Maret 2023, dengan magnitudo di atas 5 guncang Jember dan Kepulauan Talaud. Foto tangkap layar Google Earth, epinsetrum gempa M5,7 di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, titik koordinat BMKG.

Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo di Atas 5 Guncang Jember dan Kepulauan Talaud

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media