Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jangan Kebanyakan Pakai Obat Kumur, Ini Alasannya

Terlalu banyak menggunakan obat berkumur ternyata tak baik untuk kesehatan mulut. Mengapa?

Jumat, 18 Maret 2022
A A
Ilustrasi mulut. Foto ivanovgood/pixabay.com.

Ilustrasi mulut. Foto ivanovgood/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Puasa Ramadan sebentar lagi. Biasanya, usai bersahur akan menggunakan obat kumur untuk menghilangkan bau mulut tak sedap selama seharian berpuasa. Berdasarkan iklannya pun, berbagai produk obat kumur menjanjikan penyempurnaan proses menggosok gigi serta sensasi kesegaran di mulut. Ternyata terlalu rutin menggunakan obat kumur justru dapat mengganggu kesehatan mulut. Kok bisa?

“Pakai obat kumur seperlunya saja, karena akan mengganggu flora mulut,” pesan dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM, dokter gigi Yulita Kristanti dalam webinar “Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Rangka Dies ke-74 FKG UGM” sebagaimana dilansir dari laman ugm.ac.id, 17 Maret 2022.

Baca Juga: Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,1 Berpusat di Darat

Flora mulut merupakan kumpulan dari bakteri-bakteri baik yang ada pada mulut. Penggunaan obat kumur secara berlebihan dikhawatirkan dapat mengganggu bakteri-bakteri baik tersebut. Ketergangguan bakteri baik disinyalir dapat mengakibatkan munculnya jamur pada mulut.

“Bisa jadi bakteri baiknya kalah (oleh zat kimia yang dibawa obat kumur). Kemudian timbul jamur dalam mulut kita,” jelas dokter gigi Andina Widyastuti.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bakteriberkumurdokter gigikesehatan mulutobat kumurPuasa Ramadantambalan gigi

Editor

Next Post
Direktur Koordinasi Supervisi I KPK Didik Agung Widjanarko bersama Wagub Sumut Musa Rajekshah dalam Rakor yang membahas penggunaan air tanah di Kawasan Industri Medan. Foto Humas KPK.

153 Perusahaan di Medan Diduga Gunakan Air Tanah Secara Ilegal, KPK: Tegakan Aturan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media