Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jangan Kebanyakan Pakai Obat Kumur, Ini Alasannya

Terlalu banyak menggunakan obat berkumur ternyata tak baik untuk kesehatan mulut. Mengapa?

Jumat, 18 Maret 2022
A A
Ilustrasi mulut. Foto ivanovgood/pixabay.com.

Ilustrasi mulut. Foto ivanovgood/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Puasa Ramadan sebentar lagi. Biasanya, usai bersahur akan menggunakan obat kumur untuk menghilangkan bau mulut tak sedap selama seharian berpuasa. Berdasarkan iklannya pun, berbagai produk obat kumur menjanjikan penyempurnaan proses menggosok gigi serta sensasi kesegaran di mulut. Ternyata terlalu rutin menggunakan obat kumur justru dapat mengganggu kesehatan mulut. Kok bisa?

“Pakai obat kumur seperlunya saja, karena akan mengganggu flora mulut,” pesan dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM, dokter gigi Yulita Kristanti dalam webinar “Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Rangka Dies ke-74 FKG UGM” sebagaimana dilansir dari laman ugm.ac.id, 17 Maret 2022.

Baca Juga: Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,1 Berpusat di Darat

Flora mulut merupakan kumpulan dari bakteri-bakteri baik yang ada pada mulut. Penggunaan obat kumur secara berlebihan dikhawatirkan dapat mengganggu bakteri-bakteri baik tersebut. Ketergangguan bakteri baik disinyalir dapat mengakibatkan munculnya jamur pada mulut.

“Bisa jadi bakteri baiknya kalah (oleh zat kimia yang dibawa obat kumur). Kemudian timbul jamur dalam mulut kita,” jelas dokter gigi Andina Widyastuti.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bakteriberkumurdokter gigikesehatan mulutobat kumurPuasa Ramadantambalan gigi

Editor

Next Post
Direktur Koordinasi Supervisi I KPK Didik Agung Widjanarko bersama Wagub Sumut Musa Rajekshah dalam Rakor yang membahas penggunaan air tanah di Kawasan Industri Medan. Foto Humas KPK.

153 Perusahaan di Medan Diduga Gunakan Air Tanah Secara Ilegal, KPK: Tegakan Aturan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media