Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jelajah 10 Hari di Kalteng Temukan Potensi 16 Spesies Baru

Senin, 25 September 2023
A A
Tim penjelajah biodiversity BKSDA Kalimantan Tengah. Foto ppid.menlhk.go.id.

Tim penjelajah biodiversity BKSDA Kalimantan Tengah. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Identifikasi lebih lanjut masih dilakukan untuk beberapa spesies amfibi yang ditemukan.
Dari peneliti avifauna teridentifikasi sebanyak 97 spesies (baik identifikasi fisik maupun suara) dari 37 family berbeda. Terdapat dua spesies belum teridentifikasi secara persis yang ditemukan di ketinggian 500 meter di atas permukaan lait. Terdapat pula burung family Nectarinidae yang ditemukan di ketinggian 800 mdpl sehingga akan dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Baca Juga: Makertihartha: Konversi Minyak Nabati Menjadi Bahan Bakar Nabati untuk EBT

Selain itu, juga sedang diupayakan untuk menelusuri tanda-tanda keberadaan badak, seperti dari jejak, kotoran, plintiran maupun urine. Secara umum kondisi medan bentang alam tidak mudah, dengan kelerengan rata rata lebih dari 50 persen, tanah berbatu, serasah yang tebal, lalu lintas jalur manusia. Belum ditemukan adanya badak hanya indikasi-indikasi, seperti ketersediaan pakan, sumber air dan kubangan masih dijumpai dan sudah dipasang camera trap di dua lokasi kubangan. Begitu pula adanya indikasi dari masyarakat sekitar, bahwa pada masa lalu ada badak di sekitar lokasi Desa.

“KLHK akan melakukan survei lanjutan dengan metode okupansi di area yang berpotensi besar mendeteksi keberadaan badak. Seperti daerah hulu pedalaman dan kawasan cagar alam perbatasan Kalbar-Kaltim,” kata Siti. [WLC02]

Sumber: PPID KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: badakBKSDA Kalimantan Tengahflora faunaMenteri LHK Siti Nurbayaspesies barutim biodiversitytumbuhan hias

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Peternakan UGM Prof. Bambang Suhartanto. Foto ugm.ac.id.

Bambang Suhartanto: Beternak Sapi di Bawah Tegakan Perkebunan Sawit

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 bertema “Bridging the Landscape: Readiness & Viability in Indonesia’s Net Zero Steel Ecosystem”, 7 Mei 2026. Foto ITB.Teknologi Hidrogen Menuju Ekosistem Baja Rendah Karbon di Indonesia
    In IPTEK
    Jumat, 8 Mei 2026
  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media