Rabu, 3 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jelang KTT G20, BMKG dan BNPB Tinjau Jalur Evakuasi Bencana di Empat Titik

Selasa, 20 September 2022
A A
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati bersama BNPB meninjau jalur evakuasi bencana di empat titik lokasi yang menjadi venue KTT G20 di Bali pada November 2022 nanti. Foto bmkg.go.id

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati bersama BNPB meninjau jalur evakuasi bencana di empat titik lokasi yang menjadi venue KTT G20 di Bali pada November 2022 nanti. Foto bmkg.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November 2022 di Bali tinggal menghitung bulan. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati bersama tim melakukan peninjauan jalur evakuasi di empat titik lokasi yang akan menjadi venue penyelenggaraan KTT G20. Empat titik lokasi tersebut adalah Hotel The Apurva Kempinsi Bali, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Denpasar, dan Taman Hutan Raya Mangrove di Tanjung Benoa.

Survei tersebut merupakan salah satu upaya penguatan sistem dan strategi penanggulangan bencana untuk menghadapi ancaman bencana alam saat KTT G20 berlangsung. Pengecekan kelengkapan jalur, rambu evakuasi, dan tempat evakuasi sementara (TES) di titik pertama adalah di Hotel The Apurva Kempinski Bali yang akan menjadi lokasi Presidensi G20.

Baca Juga: Ada Rambu-rambu Evakuasi Bencana Tsunami di Bandara YIA

“Rencana kontigensi harus benar-benar disiapkan secara matang untuk menghadapi risiko bencana gempabumi dan tsunami,” kata Dwikorita pada 14 September 2022.

Kemudian Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV merupakan tempat evakuasi vertikal yang ideal bagi tamu VVIP G20 dari area VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berjarak 500 meter. Lokasi terakhir adalah Taman Hutan Raya Mangrove Ngurah Rai di Tanjung Benoa. Kesiapan rencana kontijensi mitigasi gempabumi dan tsunami mesti dipastikan di sana.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BaliBandara I Gusti Ngurah RaiBMKGBNPBjalur evakuasiKTT G20Presidensi G20

Editor

Next Post
Ilustrasi lapisan ozon. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com

Lapisan Ozon Diklaim Berangsur Pulih, Aktivis: Waspada Regulasi Solusi Palsu

Discussion about this post

TERKINI

  • Jejak migrasi dan budaya prasejarah di Sumatra. Foto Dok. BRIN.Jejak Migrasi Prasejarah hingga Awal Manusia Modern di Indonesia
    In Rehat
    Minggu, 31 Mei 2026
  • Varietas padi Gamagora 7 ditanam di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto Kagama Kaltim.Padi Gamagora 7 Diujicoba di Lahan Tadah Hujan Kalimantan Timur
    In News
    Sabtu, 30 Mei 2026
  • Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera memadamkan karhutla di Provinsi Riau, 29 Mei 2026. Foto Dok. Kemenhut.Godzilla El Nino Menguat Juni, Pemerintah Harus Hentikan Kebijakan Ekstraktif
    In News
    Jumat, 29 Mei 2026
  • Gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Foto UPST DLH DKI Jakarta.Teknologi Ubah Gas Metana di TPA Menjadi Sumber Energi dan Menekan Emisi
    In IPTEK
    Kamis, 28 Mei 2026
  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media