Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah

Rangkaian respons negara menunjukkan pola sama setiap tahun: sibuk merespons api setelah menyala, tapi diam soal siapa pemegang izin di lahan yang terbakar.

Senin, 24 Agustus 2026
A A
Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.

Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam rangkaian aksi serentak itu, Walhi menegaskan enam tuntutan.

Satu, pemerintah harus menghentikan pembiaran karhutla dan membongkar akar persoalannya.

Dua, mengevaluasi serta mencabut izin di kawasan hutan dan gambut yang rentan dan terbukti melanggar.

Tiga, memastikan korporasi bertanggung jawab penuh atas kebakaran dan kerusakan ekologis di wilayah konsesinya.

Empat, memperkuat penegakan hukum agar memberikan efek jera.

Lima, menjadikan pemulihan ekosistem, khususnya gambut dan kawasan yang terbakar berulang, sebagai kewajiban yang nyata.

Enam, memastikan hak generasi mendatang menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan pengelolaan sumber daya alam. Keuntungan tidak boleh terus diprivatisasi sementara kerugian ekologis ditanggung rakyat dan negara.

Aksi serentak di enam provinsi tersebut menegaskan, bahwa karhutla bukan persoalan lokal, melainkan cermin dari kegagalan tata kelola yang sistemik dan berulang di berbagai wilayah gambut dan kawasan konsesi perusahaan.

Delapan puluh satu tahun kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk mengoreksi arah pembangunan, bukan sekadar mengulang seremoni. Negara tidak cukup hadir ketika api menyala. Negara harus hadir sebelum api terjadi.

Sebab selama rakyat masih menghirup asap, selama hutan dan gambut terus dibakar, selama korporasi tidak dimintai pertanggungjawaban secara efektif, dan selama generasi mendatang diwarisi kerusakan yang tidak pernah mereka pilih, maka kemerdekaan kita masih menyisakan pertanyaan mendasar: Merdeka untuk siapa? [WLC02]

Sumber: Walhi

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: karhutlaKetidakadilan EkologisNegara Salah UrusWalhi

Editor

Next Post
Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.

Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media