Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kecocokan Vaksin Lama terhadap Varian Omicron XBB Hanya 35 Persen

Sabtu, 5 November 2022
A A
Ilustrasi paparan Covid-19 selama 2022. Foto geralt/pixabay.com

Ilustrasi paparan Covid-19 selama 2022. Foto geralt/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Namun jumlah pasien rawat (di Singapura) tidak setinggi kasus Delta atau Omicron sebelumnya,” ujar Sri Murtini.

Baca Juga: Putusan PTUN Inkracht, Walhi Desak Izin Usaha PLTU Tanjung Jati A Dicabut

Berdasarkan jumlah kasus, sejauh ini pasien yang menderita tanpa gejala klinis akan pulih dalam kurun waktu lima hari. Namun bukan berarti virus sudah hilang. Vaksinasi maupun booster harus terus gencar dilakukan untuk menghambat varian baru dan untuk menginduksi sistem kekebalan tubuh.

Persoalannya, kompatibilitas jenis vaksin terdahulu terhadap varian XBB terbilang rendah. Kecocokannya hanya 35 persen. Sementara jumlah penduduk Singapura yang telah tervaksinasi sebanyak 98 persen dan masih bisa terinfeksi XBB.

Lantas, vaksin apa yang cocok untuk varian Omicron XBB?

Baca Juga: Lima Tokoh Bergelar Pahlawan Nasional pada 7 November

“Kecocokan vaksin terbesar terdapat pada Pfizer dan Moderna generasi baru, dibandingkan generasi lama,” ungkap Sri Murtini.

Vaksinasi, lanjut Sri Murtini, tetap diperlukan untuk membentuk kekebalan tubuh dan menghambat paparan lapang serta mencegah keparahan gejala klinis. Vaksinasi pun tak cukup. Perlu didukung dengan nutrisi yang cukup, suplemen kesehatan alami berbasis biodiversitas Indonesia untuk mendongkrak sistem kekebalan tubuh serta pola hidup yang bersih dan sehat. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Covid-19dokter hewan Sri Murtinigejala klinisIPB Universityvaksinvarian Omicron XBB

Editor

Next Post
Banjir di Sumut melanda Kabupaten Labura. Hujan lebat menyebabkan banjir di Labura pada Rabu malam, 2 November 2022, dengan jumlah warga terdampak ratusan di dua kelurahan. Foto Dok BNPB.

Banjir di Sumut, Labura Status Darurat Ratusan Warga Terdampak

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media