Minggu, 27 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kegempaan Meningkat, Tingkat Aktivitas Gunung Lokon Naik ke Level Siaga

Rabu, 3 September 2025
A A
Status aktivitas Gunung Lokon di Sulawesi Utara meningkat menjadi Siaga, 3 September 2025. Foto Magma Indonesia.

Status aktivitas Gunung Lokon di Sulawesi Utara meningkat menjadi Siaga, 3 September 2025. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat kewaspadaan Gunung Lokon dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Keputusan terhadap gunung yang terletak di Kota Administratif Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara ini berlaku mulai Rabu, 3 September 2025 pukul 12.00 WITA.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menjelaskan penaikan status itu berdasarkan hasil pengamatan serta analisis data visual dan instrumental yang menunjukkan kecenderungan peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Bahwa terjadi peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Lokon, khususnya gempa vulkanik dangkal sebanyak 143 kejadian, gempa hembusan 72 kejadian, gempa vulkanik dalam 15 kejadian, dan gempa tektonik jauh 8 kejadian.

Baca juga: Integrasi Sistem Pangan dan Pertanian Rendah Karbon Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Selain aktivitas kegempaan, data deformasi dari tiltmeter juga menunjukkan ada inflasi. Stasiun Pelangi merekam peningkatan pada sumbu radial (sumbu Y) sejak 17 Agustus hingga 2 September 2025, yang menjadi salah satu indikator penunjang keputusan peningkatan level aktivitas.

Menyikapi kondisi tersebut, Wafid mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi erupsi freatik, yaitu erupsi yang disebabkan kontak uap magma dengan air hidrotermal. Erupsi itu dapat terjadi secara tiba-tiba, dengan atau tanpa indikasi peningkatan yang jelas sebelumnya.

“Untuk keselamatan, masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati atau beraktivitas dalam radius 2,5 km dari kawah Tompaluan, yang merupakan pusat aktivitas,” ujar Wafid di Bandung, Rabu, 3 September 2025.

Baca juga: Raden Wisnu, Perdagangan Orangutan karena Alasan Ekonomi hingga Hutan Primer Berkurang

Apabila terjadi erupsi disertai hujan abu, masyarakat diimbau tetap berada di dalam rumah. Bagi yang berada di luar rumah, dianjurkan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta pelindung mata (kacamata) untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Gunung Lokon berada mempunyai ketinggian puncak sekitar 1.579 meter di atas permukaan laut (data dasar gunungapi). Aktivitas gunung ini terus dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi yang terletak di Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Gunung Api Lewotobi Laki-laki menjadi siaga

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung Lewotobi Laki-lakiGunung LokonPVMBG Badan GeologiSulawesi Utara

Editor

Next Post
Ilustrasi instalasi biogas. Foto PPLH Bohorok.

Biogas dari Kombinasi Kotoran Sapi dengan Ampas Kopi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media