Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ketinggian Kolom Letusan Gunung Dukono Masih 1.000 Meter Lebih

Senin, 27 November 2023
A A
Letusan Gunung Dukono di Maluku Utara pada 27 November 2023. Foto magma.esdm.go.id.

Letusan Gunung Dukono di Maluku Utara pada 27 November 2023. Foto magma.esdm.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sejak erupsi pada bulan April 2008 silam, aktivitas vulkanik Gunung Api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara masih sangat aktif hingga saat ini. Setidaknya gempa letusan terekam rata-rata 280 kejadian per hari.

Laporan terbaru dari Magma Indonesia, Dukono mengalami erupsi pada 27 November 2023, pukul 07:42 WIT. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak (atau sekitar 2.587 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan.

Sehari sebelumnya, yakni 25 November 2023, Dukono sehari sebelumnya tercatat mengalami peningkatan aktivitas erupsi vang secara visual signifikan, yaitu peningkatan ketinggian kolom letusan menjadi lebih dari 2.000 meter di atas puncak. Sedangkan kolom letusan tertinggi pada November ini mencapai 3.000 meter pada tanggal 18 November 2023 di atas puncak.

Baca Juga: Anak Badak Sumatera Delilah Lahir 10 Hari Lebih Cepat

“Adanya peningkatan ketinggian erupsi, potensi bahaya saat ini adalah lontaran material lebih dari 2 km dari pusat erupsi dan abu vulkanik. Itu tergantung arah dan kecepatan angin, sehingga dapat menjangkau kawasan yang lebih jauh,” terang Kepala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Hendra Gunawan pada 26 November 2023.

Meski demikian, aktivitas seismik gempa letusan mengalami penurunan. Pada 24 November 2023, tercatat gempa letusan sebanyak 16 kali dibanding sebelumnya tanggal 14 November sebanyak 133 kali gempa letusan.

Berdasarkan data pengamatan visual, instrumental dan potensi bahaya erupsi hingga tanggal 25 November 2023 pukul 15:00 WIT, tingkat aktivitas Dukono masih pada Level I (WASPADA). Terkait kondisi tersebut, PVMBG merekomendasikan sebagai berikut:

Baca Juga: Waspada Potensi Banjir Rob Periode 25 November hingga 1 Desember 2023

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas vulkanikgunung api DukonoKabupaten Halmahera UtaraProvinsi Maluku UtaraPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Pesepeda bambu, Wisli Sagara. Foto itb.ac.id.

Wisli Sagara, Promosikan Kayuh untuk Bumi dengan Bersepeda Bambu

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media