Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Konflik Harimau dengan Manusia di Pelalawan, Warga Diimbau Tidak Keluar Malam

Rabu, 9 November 2022
A A
Konflik harimau dengan manusia terjadi di Dusun Tanjung Pulai, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Provinsi Riau. Foto dokumen ppid.menlhk.go.id, pelepasan harimau sumatera di Sangir Aceh pada 18 Oktober 2022.

Konflik harimau dengan manusia terjadi di Dusun Tanjung Pulai, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Provinsi Riau. Foto dokumen ppid.menlhk.go.id, pelepasan harimau sumatera di Sangir Aceh pada 18 Oktober 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Konflik harimau dengan manusia terjadi di Provinsi Riau. Warga di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, diimbau agar tidak keluar malam.

Upaya mitigasi konflik harimau dengan manusia hingga kini masih ditangani Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama PT Arara Abadi dan bersama masyarakat.

Konflik terjadi pada Jumat, 4 November 2022, berdasarkan laporan yang diterima WRU BBKSDA Riau, harimau sumatera memasuki Dusun Tanjung Pulai di Desa Pulau Muda, memangsa ternak kambing milik warga. Satu ekor kambing berhasil dimangsa harimau.

Baca Juga: Kisah Megaloman, Orangutan Sumatera Kembali ke Habitatnya

Mendapat laporan terjadinya konflik harimau dengan manusia di Desa Pulau Muda, tim WRU BBKSDA turun ke lokasi, dan melakukan penelusuran. Tim bersama masyarakat akhienya berhasil menemukan hewan ternak kambing yang dimangsa harimau sumatera.

Selanjutnya, tim mitigasi konflik harimau dengan manusia, memasang kandang jebak atau box trap dengan umpan ternak kambing yang diterkam harimau.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: harimau sumateraKabupaten Pelalawankonflik harimau dengan manusiakonflik harimau dengan wargaProvinsi Riausatwa liar yang dilindungi

Editor

Next Post
Gunung Semeru kembali meletus pada Rabu, 8 November 2022, dengan ketinggian letusan 1.500 meter di atas puncak. Foto magma.esdm.go.id, rekaman seismograf aktivitas gunung Semeru.

Gunung Semeru Kembali Meletus, Patuhi Rekomendasi PVMBG

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media