Minggu, 18 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Konflik Harimau dengan Manusia di Pelalawan, Warga Diimbau Tidak Keluar Malam

Rabu, 9 November 2022
A A
Konflik harimau dengan manusia terjadi di Dusun Tanjung Pulai, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Provinsi Riau. Foto dokumen ppid.menlhk.go.id, pelepasan harimau sumatera di Sangir Aceh pada 18 Oktober 2022.

Konflik harimau dengan manusia terjadi di Dusun Tanjung Pulai, Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Provinsi Riau. Foto dokumen ppid.menlhk.go.id, pelepasan harimau sumatera di Sangir Aceh pada 18 Oktober 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Konflik harimau dengan manusia terjadi di Provinsi Riau. Warga di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, diimbau agar tidak keluar malam.

Upaya mitigasi konflik harimau dengan manusia hingga kini masih ditangani Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama PT Arara Abadi dan bersama masyarakat.

Konflik terjadi pada Jumat, 4 November 2022, berdasarkan laporan yang diterima WRU BBKSDA Riau, harimau sumatera memasuki Dusun Tanjung Pulai di Desa Pulau Muda, memangsa ternak kambing milik warga. Satu ekor kambing berhasil dimangsa harimau.

Baca Juga: Kisah Megaloman, Orangutan Sumatera Kembali ke Habitatnya

Mendapat laporan terjadinya konflik harimau dengan manusia di Desa Pulau Muda, tim WRU BBKSDA turun ke lokasi, dan melakukan penelusuran. Tim bersama masyarakat akhienya berhasil menemukan hewan ternak kambing yang dimangsa harimau sumatera.

Selanjutnya, tim mitigasi konflik harimau dengan manusia, memasang kandang jebak atau box trap dengan umpan ternak kambing yang diterkam harimau.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: harimau sumateraKabupaten Pelalawankonflik harimau dengan manusiakonflik harimau dengan wargaProvinsi Riausatwa liar yang dilindungi

Editor

Next Post
Gunung Semeru kembali meletus pada Rabu, 8 November 2022, dengan ketinggian letusan 1.500 meter di atas puncak. Foto magma.esdm.go.id, rekaman seismograf aktivitas gunung Semeru.

Gunung Semeru Kembali Meletus, Patuhi Rekomendasi PVMBG

Discussion about this post

TERKINI

  • Rapat pleno untuk mendengarkan penjelasan pengusul dari Fraksi PAN terkait RUU tentang Pengelolaan Perubahan Iklim di Gedung DPR RI, Jakarta, 15 Januari 2026. Foto Geral-Andri/DPR.Legislator Usulkan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim Atur Perdagangan Karbon
    In News
    Minggu, 18 Januari 2026
  • Ilustrasi koruptor sumber daya alam. Foto Robert_Anthony_Art/pixabay.com.Walhi Ingatkan Pilkada Tak Langsung Rawan Korupsi Sumber Daya Alam
    In News
    Minggu, 18 Januari 2026
  • Sinkhole di lahan warga di Dusun Kandri, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Foto desapucung.gunungkidulkab.go.id.Rekayasa Geoteknik Cegah Sinkhole yang Sering Terjadi di Kawasan Karst
    In IPTEK
    Sabtu, 17 Januari 2026
  • Ilustrasi interaksi kucing dengan manusia. Foto vaclavzavada/pixabay.com.Kucing Tak Akibatkan Infertilitas Manusia, Justru Makanan Jadi Sumber Utama
    In Rehat
    Sabtu, 17 Januari 2026
  • Tim medis melakukan nekropsi pada gajah sumatera betina yang ditemukan mati di Dusun Aras Napal, Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto ksdea.menlhk.go.idIndonesia Peringkat Kedua Rawan Bencana, Kehilangan Biodiversitas Tertinggi di Sumatra
    In Lingkungan
    Jumat, 16 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media