Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kisah Megaloman, Orangutan Sumatera Kembali ke Habitatnya

Empat orangutan sumatera yang menghuni pusat rehabilitasi orangutan di Batu Mbeli, Sibolangit, dikembalikan ke habitat aslinya. Upaya pelepasliaran ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa 2022.

Senin, 7 November 2022
A A
Orangutan sumatera (Pongo abelii) dari Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan Batu Mbelin, Sibolangit yang akan dilepasliarkan ke habitat aslinya di Aceh. Foto ksdae.go.id.

Orangutan sumatera (Pongo abelii) dari Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan Batu Mbelin, Sibolangit yang akan dilepasliarkan ke habitat aslinya di Aceh. Foto ksdae.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Megaloman, Orangutan sumatera (Pongo abelii) bersama tiga individu Orangutan sumatera lainnya, kini dalam masa observasi sebelum dilepasliarkan kembali ke alam liar. Ke empat Pongo abelii itu kini berada di kawasan translokasi menghuni kandang forest school di Stasiun Reintroduksi Cagar Alam Jantho, Aceh.

Upaya pelepasliaran satwa yang dilindungi, yang kini populasinya terancam punah itu, dilalui dengan menempuh jarak yang cukup jauh dan perjalanan melelahkan.

Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) bersama lembaga mitranya, Yayasan Ekosistem Leuser (YEL) rela melakukan perjalanan panjang dengan rute Sibolangit-Kutacane–Biruen–Sigli–Jantho, Aceh, membawa keempat orangutan tersebut.

Baca Juga: Pengelolaan Komunitas Adat Diapresiasi, Hak Masyarakat Adat Jauh Panggang dari Api

Perjalanan dimulai pada Kamis, 3 November 2022. Petugas BBKSDA Sumut bersama mitra dari YEL, memboyong ke empat Orangutan sumatera itu dari lokasi Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan (PKRO) Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dengan menggunakan dua kendaraan roda empat, Megaloman dan tiga orangutan lainnya dibawa menuju kawasan translokasi di Cagar Alam Jantho yang masuk wilayah administrasi Kabupaten Aceh Besar.

Megaloman, berkelamin jantan, dari kawasan Kutacane, Provinsi Aceh, yang sejak 2014 berada di PKRO Batu Mbelin. Alyysa berkelamin betina, masuk karantina sejak 8 Agustus 2016, berasal dari kawasan Aceh Tamiang, Molika berkelamin betina dari kawasan asal Gampong Baru, Idie Rayeu, Kabupaten Aceh Timur, sejak 25 Juni 2018 berada di pusat rehabilitasi, dan terakhir Siga berkelamin betina dari kawasan Kutacane, sejak 2 Maret 2017 berada di PKRO Batu Mbeli, Sibolangit.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA SumutCagar Alam JanthoHari Cinta Puspa dan Satwa NasionalOrangutan sumateraPelepasliaran orangutanPKRO Batu MbelinPongo abelii

Editor

Next Post
Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.

Ini Waktu dan Wilayah Saksikan Gerhana Bulan Total Hari Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media