Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Korban Gempa Turki 31 Ribu Tewas, SAR Indonesia Bekerja di Hatay  

Selasa, 14 Februari 2023
A A
Korban gempa Turki 31 ribu orang tewas, personel Basarnas berkemampuan MUSAR bekerja di sektor 5 Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki. Foto BNPB.

Korban gempa Turki 31 ribu orang tewas, personel Basarnas berkemampuan MUSAR bekerja di sektor 5 Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Masyarakat berharap keluarganya yang ada di situ dapat segera dievakuasi, sementara tim rescue tidak berani karena mereka menilai ini tidak aman untuk bekerja. Atau ini hanya dapat dilakukan oleh heavy USAR,” ungkap Iqbal.

Selain itu, kata Iqbal, kondisi masyarakat terkadang sulit membedakan antara personel SAR dan bantuan kemanusiaan. Ini dapat memicu tekanan kepada petugas SAR di lapangan.

“Masyarakat tidak melihat SAR untuk menolong, tetapi masyarakat mengharapkan (tim SAR) datang membawa bantuan,” katanya.

Baca Juga: Petisi Dukungan Pembebasan 3 Warga Pakel yang Ditahan Akibat Konflik Agraria

Menyikapi kondisi tersebut, Kedubes Indonesia di Turki menyiapkan bantuan logistik untuk masyarakat dan juga tenaga relawan yang dapat berbahasa lokal, sehingga tidak kesalahpahaman di lapangan.

Usai menerima informasi dari Dubes Indonesia di Turki, tim bantuan kemanusiaan Indonesia tahap pertama yang berjumlah 62 personel terdiri dari 47 personel Basarnas  dengan klasifikasi kemampuan MUSAR berserfikasi International Search and Rescue Advisory Group (Insarag) yang didukung tiga ekor anjing dengan kategori SAR dog dan K-9, melanjutkan perjalanan menuju Antakya, Hatay dengan jarak tempuh 199 kilometer.

Personel SAR Indonesia akan bekerja di sektor 5 Hatay bersama personel SAR berkemampuan MUSAR dari negara Meksiko dan Portugal. [WLC01]

Sumber: AFAD

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AFADbantuan kemanusiaan Indonesia untuk TurkiBasarnasgempa Turkikorban gempa TurkiTim MUSAR

Editor

Next Post
Evakuasi korban gempa Turki. Foto AFAD.

119 Personel EMT Indonesia Menuju Lokasi Gempa Turki

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media