Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Korban Gempa Turki 31 Ribu Tewas, SAR Indonesia Bekerja di Hatay  

Selasa, 14 Februari 2023
A A
Korban gempa Turki 31 ribu orang tewas, personel Basarnas berkemampuan MUSAR bekerja di sektor 5 Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki. Foto BNPB.

Korban gempa Turki 31 ribu orang tewas, personel Basarnas berkemampuan MUSAR bekerja di sektor 5 Kota Antakya, Provinsi Hatay, Turki. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Korban  gempa Turki sudah mencapai 31.643 orang meninggal dunia berdasarkan data AFAD pada Senin, 13 Februari 2023. Personel Basarnas Indonesia yang berkemampuan pencarian dan penyelamatan di kota atau Middle Urban Search and Rescue Team (MUSAR) akan bekerja mencari dan menyelamatkan korban gempa Turki di sektor 5 Kota Antakya, Provinsi Hatay.

Wilayah Hatay termasuk yang terparah mengalami kerusakan dampak gempa yang terjadi pada Senin subuh, 6 Februari 2023 dengan magnitudo 7,7 dan gempa susulan 7,6 magnitudo. Badan penanggulangan bencana Turki (AFAD) menyebutkan, luas wilayah yang terdampak gempa mencapai 500 kilometer. Mayoritas korban gempa Turki tewas tertimpa reruntuhan bangunan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam siaran persnya menyebutkan, bantuan tim kemanusiaan Indonesia tiba di Bandar Udara Adana Sarkipasa, Provinsi Adana pada Minggu, 12 Februari 2023, setelah menempuh penerbangan pada Sabtu pagi, 11 Februari 2023 dari Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Baca Juga: Gempa 5,3 Magitudo kembali Guncang Ransiki Manokwari Selatan Papua Barat

Kedatangan bantuan tim kemanusiaan Indonesia tahap pertama yang dipimpin Kepala Pusat Pengendalian Operasi BNPB Bambang Surya Putra, disambut Dubes Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal. Kepada tim kemanusiaan Indonesia, Iqbal mengungkapkan, hingga kini masih ditemukan korban selamat dari reruntuhan bangunan dampak gempa.

“Faktanya sampai kemarin malam masih ditemukan yang masih hidup,” kata Iqbal saat memberikan informasi terkini di wilayah dampak gempa. Di Turki.

Dijelaskannya, masyarakat setempat menuntut tim SAR mencari anggota keluarga yang masih di reruntuhan bangunan tanpa melihat kemampuan yang dimiliki oleh tim SAR yang ada di lokasi.

Baca Juga: Gempa Turki, Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AFADbantuan kemanusiaan Indonesia untuk TurkiBasarnasgempa Turkikorban gempa TurkiTim MUSAR

Editor

Next Post
Evakuasi korban gempa Turki. Foto AFAD.

119 Personel EMT Indonesia Menuju Lokasi Gempa Turki

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media