Minggu, 1 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kurangi Sampah Plastik dengan Wadah Makanan dari Pelepah Pisang

Pembuatan food container berbasis bahan serat atau lignocellulosa fiber bisa diperoleh dari berbagai tumbuhan lainnya selain batang pelepah pisang, seperti pelepah pinang, serat nanas, serat kenaf, dan tanaman jagung.

Minggu, 9 Maret 2025
A A
Wadah makanan dari pelepah pisang. Foto BRIN.

Wadah makanan dari pelepah pisang. Foto BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan bahan baku alternatif untuk wadah makanan (food container) yang berasal dari pelepah pisang. Upaya tersebut sekaligus untuk mengurangi volume sampah plastik.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Sukma Surya Kusumah mengatakan, inovasi ini memanfaatkan teknologi biomassa, dengan mengubah berbagai serat dari tumbuhan menjadi material untuk wadah atau kemasan yang lebih ramah lingkungan.

“Food container berbasis pelepah pisang sangat aman digunakan untuk produk-produk kering,” kata dia di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Selasa, 4 Februari 2025.

Baca juga: Penurunan Muka Tanah Berkontribusi 145 Persen Tingkatkan Risiko Banjir di Jabodetabek

Secara pengujian migrasi tidak menyebabkan perpindahan bahan kimia yang ada di dalam food container ke dalam produk makanan, karena sudah melalui proses untuk menghilangkan bahan-bahan kimia yang berbahaya di dalam pelepah pisang itu sendiri.

Pembuatan food container berbasis bahan serat atau lignocellulosa fiber bisa diperoleh dari berbagai tumbuhan lainnya selain batang pelepah pisang, seperti pelepah pinang, serat nanas, serat kenaf, dan tanaman jagung. Tumbuhan tersebut pada dasarnya mengandung serat atau selulosa yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan penguat untuk food container.

Sukma bersama salah satu siswa bimbingannya, Aprilia, telah mengembangkan matrik atau perekat yang digunakan untuk membuat food container berbasis bahan alam, yaitu kitosan. Kitosan bisa diperoleh dari cangkang kepiting, udang, tulang ataupun sirip ikan, sehingga sangat ramah lingkungan dan tidak berbahaya untuk kesehatan.

Baca juga: BRIN Kembangkan Radar Pemantau Gelombang Laut untuk Mitigasi Tsunami

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINfood containerpelepah pisangsampah plastikwadah makanan

Editor

Next Post
Lutung Sentarum. Foto Dok. IPB University.

Inovasi Teknologi IPB University Atasi Kepunahan Flora dan Fauna

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media