Sabtu, 30 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kurangi Sampah Plastik dengan Wadah Makanan dari Pelepah Pisang

Pembuatan food container berbasis bahan serat atau lignocellulosa fiber bisa diperoleh dari berbagai tumbuhan lainnya selain batang pelepah pisang, seperti pelepah pinang, serat nanas, serat kenaf, dan tanaman jagung.

Minggu, 9 Maret 2025
A A
Wadah makanan dari pelepah pisang. Foto BRIN.

Wadah makanan dari pelepah pisang. Foto BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan bahan baku alternatif untuk wadah makanan (food container) yang berasal dari pelepah pisang. Upaya tersebut sekaligus untuk mengurangi volume sampah plastik.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Sukma Surya Kusumah mengatakan, inovasi ini memanfaatkan teknologi biomassa, dengan mengubah berbagai serat dari tumbuhan menjadi material untuk wadah atau kemasan yang lebih ramah lingkungan.

“Food container berbasis pelepah pisang sangat aman digunakan untuk produk-produk kering,” kata dia di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Selasa, 4 Februari 2025.

Baca juga: Penurunan Muka Tanah Berkontribusi 145 Persen Tingkatkan Risiko Banjir di Jabodetabek

Secara pengujian migrasi tidak menyebabkan perpindahan bahan kimia yang ada di dalam food container ke dalam produk makanan, karena sudah melalui proses untuk menghilangkan bahan-bahan kimia yang berbahaya di dalam pelepah pisang itu sendiri.

Pembuatan food container berbasis bahan serat atau lignocellulosa fiber bisa diperoleh dari berbagai tumbuhan lainnya selain batang pelepah pisang, seperti pelepah pinang, serat nanas, serat kenaf, dan tanaman jagung. Tumbuhan tersebut pada dasarnya mengandung serat atau selulosa yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan penguat untuk food container.

Sukma bersama salah satu siswa bimbingannya, Aprilia, telah mengembangkan matrik atau perekat yang digunakan untuk membuat food container berbasis bahan alam, yaitu kitosan. Kitosan bisa diperoleh dari cangkang kepiting, udang, tulang ataupun sirip ikan, sehingga sangat ramah lingkungan dan tidak berbahaya untuk kesehatan.

Baca juga: BRIN Kembangkan Radar Pemantau Gelombang Laut untuk Mitigasi Tsunami

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINfood containerpelepah pisangsampah plastikwadah makanan

Editor

Next Post
Lutung Sentarum. Foto Dok. IPB University.

Inovasi Teknologi IPB University Atasi Kepunahan Flora dan Fauna

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
  • Dampak bencana ekologis di Sumatra. Foto Kementerian Kehutanan.Andalas Pastikan Ruang dan Penghidupan Bentang Alam Sumatra Kritis
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi daging kurban dibungkus daun jati. Foto kemenagsidoarjo.com.Tantangan Pascakurban: Pengolahan Limbah, Penyimpanan Daging dan Risiko Zoonosis
    In Rehat
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi PLTU batu bara. Foto jplenio/pixabay.comWalhi Region Jawa Desak Pensiunkan Dini Pembangkit Listrik Energi Fosil
    In News
    Senin, 25 Mei 2026
  • Ilustrasi kuda laut. Foto Aristal/Pixabay.com.Spesies Kuda Laut di Indonesia Terancam Penangkapan Tanpa Batas
    In Rehat
    Minggu, 24 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media