Minggu, 18 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kurangi Sampah Plastik dengan Wadah Makanan dari Pelepah Pisang

Pembuatan food container berbasis bahan serat atau lignocellulosa fiber bisa diperoleh dari berbagai tumbuhan lainnya selain batang pelepah pisang, seperti pelepah pinang, serat nanas, serat kenaf, dan tanaman jagung.

Minggu, 9 Maret 2025
A A
Wadah makanan dari pelepah pisang. Foto BRIN.

Wadah makanan dari pelepah pisang. Foto BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan bahan baku alternatif untuk wadah makanan (food container) yang berasal dari pelepah pisang. Upaya tersebut sekaligus untuk mengurangi volume sampah plastik.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk BRIN, Sukma Surya Kusumah mengatakan, inovasi ini memanfaatkan teknologi biomassa, dengan mengubah berbagai serat dari tumbuhan menjadi material untuk wadah atau kemasan yang lebih ramah lingkungan.

“Food container berbasis pelepah pisang sangat aman digunakan untuk produk-produk kering,” kata dia di Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Selasa, 4 Februari 2025.

Baca juga: Penurunan Muka Tanah Berkontribusi 145 Persen Tingkatkan Risiko Banjir di Jabodetabek

Secara pengujian migrasi tidak menyebabkan perpindahan bahan kimia yang ada di dalam food container ke dalam produk makanan, karena sudah melalui proses untuk menghilangkan bahan-bahan kimia yang berbahaya di dalam pelepah pisang itu sendiri.

Pembuatan food container berbasis bahan serat atau lignocellulosa fiber bisa diperoleh dari berbagai tumbuhan lainnya selain batang pelepah pisang, seperti pelepah pinang, serat nanas, serat kenaf, dan tanaman jagung. Tumbuhan tersebut pada dasarnya mengandung serat atau selulosa yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan penguat untuk food container.

Sukma bersama salah satu siswa bimbingannya, Aprilia, telah mengembangkan matrik atau perekat yang digunakan untuk membuat food container berbasis bahan alam, yaitu kitosan. Kitosan bisa diperoleh dari cangkang kepiting, udang, tulang ataupun sirip ikan, sehingga sangat ramah lingkungan dan tidak berbahaya untuk kesehatan.

Baca juga: BRIN Kembangkan Radar Pemantau Gelombang Laut untuk Mitigasi Tsunami

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINfood containerpelepah pisangsampah plastikwadah makanan

Editor

Next Post
Lutung Sentarum. Foto Dok. IPB University.

Inovasi Teknologi IPB University Atasi Kepunahan Flora dan Fauna

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media