Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kurangi Sampah Plastik Sekali Pakai, ITB Luncurkan Stasiun Isi Ulang Air Minum

Seandainya setiap kampus ada teknologi yang menyediakan isi ulang air minum, berapa banyak sampah botol plastik sekali pakai bisa berkurang?

Sabtu, 21 Oktober 2023
A A
ITB Water Refill Station buatan Dosen ITB. Foto itb.ac.id.

ITB Water Refill Station buatan Dosen ITB. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – ITB Water Refill Station baru saja diluncurkan di ITB Kampus Ganesha pada 17 Oktober 2023. Stasiun isi ulang air tersebut menggunakan teknologi IGW Membran Ultrafiltrasi yang telah terdaftar untuk komersialisasi melalui Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB.

IGW Membran Ultrafiltrasi merupakan teknologi filtrasi air minum berbasis membran yang menggabungkan empat tahapan proses secara terintegrasi dalam satu alat. Tahap filtrasi utama memanfaatkan membran ultrafiltrasi hollow fiber dengan ukuran pori rata-rata 50 nano meter (nm) yang dilapisi dengan nanopartikel ZnO sebagai agen antibakteri. Membran ultrafiltrasi tersebut dapat memisahkan zat besi (Fe3+), koloid, mikroba, dan partikulat secara efektif.

Alat tersebut juga dilengkapi karbon aktif pada tahap penyaringan awal untuk menghilangkan bau, zat organik, dan sisa klorin bebas. Adapun biokeramik pada tahap pengolahan akhir digunakan untuk mengembalikan kesegaran dan mineral penting dalam air. Biokeramik ini mengandung partikel antibakteri untuk tahap desinfeksi akhir.

Baca Juga: Turbulensi Kehutanan di Indonesia Berlangsung Sejak Lama, Mengapa?

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. I Gede Wenten yang juga pembuat IGW Membran Ultrafiltrasi menyampaikan, alat tersebut bukan teknologi ultrafiltrasi biasa. Sebab alat tersebut dapat digunakan untuk air PDAM maupun air tanah. Salah satu keunggulannya adalah mempertahankan kandungan mineral dalam air.

“Keuntungannya, mineralnya tetap ada, yaitu monovalen dan bivalen. Monovalen mengandung natrium dan kalsium, bivalen mengandung kalsium dan magnesium,” papar Wenten.

Kehadiran ITB Water Refill Station juga sekaligus kampanye pengurangan botol plastik sekali pakai. Terdapat tulisan “Your Small Acts Can Change The World” pada tabung stasiun isi ulang air tersebut.

Baca Juga: PLTP Gunung Salak Diduga Picu Gempa, Masyarakat Sipil Kirim Surat ke BMKG

“Alat ini bukan hanya untuk air minum tapi sekaligus kampanye terhadap pengurangan sampah plastik,” tutur Agus.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: ITBITB Water Refill Stationkelestarian lingkungansampah plastik sekali pakaistasiun isi ulang air minum

Editor

Next Post
Episenter gempa dangkal guncang Nias Selatan, Sumatera Utara pada Minggu malam, 22 Oktober 2023. Foto Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Ini Pemicu Gempa Dangkal Guncang Nias Selatan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media