Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Labi-labi Tempurung Lunak yang Terlupakan di Pulau Bawean

Labi-labi tempurung lunak bukan sekadar penghuni perairan, tetapi indikator penting bagi kesehatan ekosistem sungai.

Selasa, 1 April 2025
A A
Labi-labi tempurung lunak yang ditemukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jawa Timur.

Labi-labi tempurung lunak yang ditemukan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jawa Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Di jantung Pulau Bawean, di antara rimbunnya vegetasi dan aliran sungai yang mulai kehilangan kejernihannya, satu jejak kehidupan kembali terungkap. Seekor labi-labi tempurung lunak, Amyda cartilaginea, muncul dari dasar sungai di Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Temuan ini bukan sekadar peristiwa biasa, tetapi fragmen dari sejarah alam yang perlahan menghilang.

Penemuan ini terjadi pada 27 Februari 2025, saat proyek normalisasi sungai yang dilakukan UPT Pengelolaan Jalan, Jembatan, dan Sumber Daya Air (SDA) Pulau Bawean berlangsung. Alat berat yang mengeruk dasar sungai menemukan dua individu labi-labi, meskipun hanya satu yang berhasil diangkat ke permukaan. Menyadari pentingnya keberlangsungan hidup satwa ini, seorang warga bernama Abdul Razak segera melepaskannya kembali ke habitat alaminya.

Sering muncul di Sungai Bawean

Tak lama setelah kejadian tersebut, Tim Resort Konservasi Wilayah (RKW) 10 Pulau Bawean bersama MMP Bawean Lestari bergerak cepat. Mereka melakukan pemeriksaan morfometri dan evakuasi terhadap labi-labi yang ditemukan pada 11 Maret 2025.

Dengan panjang karapas 23 cm dan berat lebih dari satu kilogram, individu ini dipastikan berjenis kelamin betina. Namun, pertanyaan besar muncul: seberapa banyak populasi labi-labi yang tersisa di Bawean?

Kesaksian warga menambah lapisan cerita yang lebih dalam. Beberapa penduduk, seperti Hepni dari Desa Kebuntelukdalam mengingat masa ketika labi-labi sering terlihat di berbagai aliran sungai Bawean. Kini, perjumpaan dengan spesies ini menjadi momen langka, tanda bahwa habitatnya mungkin telah mengalami degradasi yang signifikan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Amyda cartilagineaBBKSDA Jatimlabi-labi tempurung lunakPulau Bawean

Editor

Next Post
Burung gosong kaki merah dari Pulau Saobi. Foto Dok. BBKSDA Jatim.

Mengenal Si Gosong Kaki Merah dari Cagar Alam Pulau Saobi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media