Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyatakan, gempa laut Banda yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas deformasi dalam lempeng (intraslab) di laut Banda.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (Oblique Normal),” jelas Wijayanto.
BMKG menyatakan, berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu, di Banda Naira, Tanimbar, Kaimana, dan Sorong.
Menurut Wijayanto, hingga pukul 05.30.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan aktivitas gempa bumi susulan. [WLC01]
Sumber: Inatews BMKG






Discussion about this post