Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Medan Zoo Kesulitan Operasional, BKSDA Sumut Utamakan Keselamatan Satwa

Minggu, 14 Januari 2024
A A
Harimau sumatera di Medan Zoo. Foto menlhk.ksdae.go.id.

Harimau sumatera di Medan Zoo. Foto menlhk.ksdae.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penghujung 2023, tepatnya Minggu, 31 Desember 2023, seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) bernama Nurhaliza alias Putri, penghuni Medan Zoo ditemukan mati pada pukul 16.48 WIB. Setelah mendapat informasi kematian si raja hutan itu, Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara yang dipimpin Kepala Bidang Teknis, Fifin Nopiansyah bersama tim medis, yaitu dokter hewan Anhar Lubis, Fatima Sari, Muhammaf Agung dan Nur Fashilah melakukan tindakan medis nekropsi (bedah bangkai) pada 1 Januari 2024.

Nurhaliza adalah harimau berjenis kelamin betina, berumur 9 tahun, dengan berat badan diperkirakan 50 kilogram. Terakhir kali menjalani medical check up pada 14 November 2023. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan paru, nafas tersengal-sengal dan bersuara, peradangan dalam gambaran darah. Juga peningkatan BUN yang terkorelasi dengan hasil USG (penebalan dinding pelvis renalis dan dinding vesika urinaria), kondisi gigi kurang baik yang ditandai dengan penumpukan karang gigi.

Diagnosa hasil medical check up saat itu adalah pneumonia dan renal disease. Dan sebelum kematiannya, Nurhaliza tampak lesu, nafsu makan turun, pergerakan lambat dan lemah serta nafas sesak dan sering muntah setelah makan.

Baca Juga: Kapan Indonesia Melarang Anjing dan Kucing Dijual dan Dikonsumsi?

Berkaitan dengan pengelolaan satwa, Balai Besar KSDA Sumatera Utara telah melakukan pemantauan terhadap Lembaga Konservasi Medan Zoo sejak April 2023. Dan didapatkan fakta bahwa pengelolaan satwa belum memenuhi standar pengelolaan Lembaga Konservasi, terutama animal walfare. Kemudian fasilitas kandang dan tata kelola lingkungan, serta kondisi kandang yang lembab mengakibatkan penurunan kesehatan satwa.

“Menindaklanjuti hasil pemantauan bulan April 2023 tersebut, Balai Besar KSDA Sumatera Utara telah memanggil pihak manajemen Medan Zoo pada November 2023 untuk melaporkan perkembangan atas hasil monitoring,” kata Analis Konservasi Kawasan, Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Fitri Noor Ch dalam siaran tertulis KSDAE tertanggal 8 Januari 2024.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Sumutharimau sumateraMedan Zoonekropsi

Editor

Next Post
Ilustrasi aktivitas Sektor Migas di laut. Foto esdm.go.id.

Potensi Bahaya Tinggi, Perlu Susun Pedoman Teknis K3 Sektor Migas

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media