Minggu, 29 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Melongok Desa Wisata Kopi Jungak Besutan Mahasiswa Unair

Desa Kuta Jungak di Sumatera Utara tak hanya menawarkan keindahan alam gunung dan air terjun. Juga punya potensi wisata kopi.

Rabu, 29 Maret 2023
A A
Mahasiswa Unair Satriyani Dewi Astuti (kiri) dengan warga Kuta Jungak. Foto unair.ac.id.

Mahasiswa Unair Satriyani Dewi Astuti (kiri) dengan warga Kuta Jungak. Foto unair.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Desa Kuta Jungak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara mempunyai salah satu dari kekayaan alam Indonesia, yaitu kopi. Namun kekayaan yang dimiliki belum terekspos dengan luas di kalangan masyarakat.

Adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Satriyani Dewi Astuti tergelitik untuk mengembangkan potensi yang ada. Ia pun menginisiasi berdirinya objek wisata berupa kampung wisata kopi di sana.

Kehadiran Yani — panggilan akrabnya — adalah sebagai delegasi fully funded pada program pengabdian masyarakat Ekspedisi Jelajah Nusantara yang dilaksanakan Renjana Mengabdi. Pengabdian yang berjalan dari 5 Maret hingga 12 Maret 2023 itu menjadi proses pengabdian dengan berbagi divisi, baik kesehatan, pendidikan, dan ekonomi lingkungan.

Baca Juga: Fungi Kaya Manfaat yang Belum Diungkap

Berperan dalam sektor pemberdayaan ekonomi lingkungan, Yani melihat potensi objek wisata kopi yang besar. Kemudian memadupadankan kopi dengan keindahan alam yang ada.

“Di sana itu terkenal dengan seni menanam kopi yang unik, tapi belum banyak orang yang tahu. Selain itu, potensi keindahan alamnya juga tidak kalah menarik,” kata Yani.

Wisata Sambil Belajar
Sebelumnya, pemerintah setempat sudah memiliki program desa wisata. Namun, wisata yang tersedia belum memiliki potensi daya tarik jangka panjang.

Baca Juga: 5 Kali Erupsi Gunung Anak Krakatau Paling Aktif Meletus di 2023

“Kopi ini yang punya ketahanan jangka panjang. Apalagi sekarang kopi lagi tren juga,” terang Yani.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Desa Kuta JungakDesa Wisata Kopi Jungakkekayaan alam Indonesiapaket wisatasusur sungaiUnairwisata kopi

Editor

Next Post
Pakar Ekonomi Energi UGM, Dr. Fahmy Radhi, MBA. Foto deb.sv.ugm.ac.id.

Fahmy Radhi: Pendidikan Vokasi Solusi Inovasi Teknologi Pengembangan EBT

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media