Sabtu, 13 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Membangun Peradaban Berbasis Pengurangan Risiko Bencana

Selasa, 26 April 2022
A A
Tim Siaga Desa (TSD) Tlogolele membantu Wahyudi mengevakuasi hewan ternaknya dalam simulasi kesiapsiagaan bencana erupsi Merapi, Selasa, 26 April 2022, dalam rangkaian memperingati HKB 2022. Foto Ist

Tim Siaga Desa (TSD) Tlogolele membantu Wahyudi mengevakuasi hewan ternaknya dalam simulasi kesiapsiagaan bencana erupsi Merapi, Selasa, 26 April 2022, dalam rangkaian memperingati HKB 2022. Foto Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diinisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana diperingati hari ini, Selasa, 26 April 2022. Puncak acara memperingati HKB 2022 dilaksanakan di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Memperingati HKB 2022, BNPB mengangkat tema: Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan, HKB menjadi salah satu ikhtiar bangsa dalam membangun ketangguhan bangsa dan peradaban yang berbasis pada pengurangan risiko bencana. Hal ini harus ditumbuhkan sejak dini di masyarakat dan peran kolaborasi dari seluruh komponen.

“Ini merupakan ikhtiar kita dalam membangun bangsa. Membangun peradaban berbasis pengurangan risiko bencana. Pembangunan karakter budaya sadar bencana yang terikat kuat sejak dini perlu kita tumbuhkan,” kata Suharyanto dalam sambutan pada puncak acara peringatan HKB 2022 di Balerante, Klaten, Selasa pagi.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Diminta Waspada Potensi Tsunami

Kesukesan dalam pelaksanaan rangkaian HKB 2022 ini tentunya tak lepas dari keterlibatan seluruh komponen, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas dan media massa.

Suharyanto melihat keterlibatan seluruh komponen dalam peringatan puncak HKB 2022 menjadi spirit jiwa persatuan dan penggugah rasa kemanusiaan demi tercapainya gerakan pengurangan risiko bencana.

Melalui momentum HKB 2022, Suharyanto menegaskan tidak ingin menjadi ajang seremonial belaka, namun harus menjadi tonggak semangat untuk bersatu dan berkolaborasi dalam membangun Indonesia yang tangguh bencana.

Baca Juga: Dukung Peringatan HKB 2022, Bunyikan Sirine Pukul 10 Pagi Besok

“Momentum ini bisa menjadi pembangkit spirit jiwa korsa kerelawanan. Penggugah rasa kemanusiaan yang lebih humanis dan gerakan pengurangan risiko bencana yang lebih masif lagi. Kami mengajak kita semua untuk berkolaborasi bersama untuk membangun Indonesia tangguh bencana, masyarakat tangguh bencana,” tegas Suharyanto.

Simulasi Evakuasi Bencana Alam

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBDesa Tlogolelehari kesiapsiagaan bencanaKabupaten BoyolaliKecamatan Seloperingatan HKB

Editor

Next Post
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Rekomendasi Vaksin Halal, Pemerintah Jadikan Sinovac sebagai Vaksin Booster

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Bayi gajah lahir di Tesso Nilo, Riau, Juni 2026. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.Dua Bayi Gajah Sumatera Lahir di Riau dan Lampung, Panjang Umurlah Kalian!
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Konpers Walhi se-Kalimantan mengkritisi deforestasi Pulau Kalimantan di Samarinda, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Walhi Kalimantan Serukan Pulihkan Alam Pulau Kalimantan
    In Lingkungan
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Peta potensi tsunami dari dampak skenario gempa megathrust pantai selatan Jawa. Foto @widjokongko/twitterUngkap Jejak Tsunami Purba di Selatan Jawa Lewat Sedimen dan Legenda
    In IPTEK
    Rabu, 10 Juni 2026
  • Sidang pembuktian jalan 135 km di PTUN Jayapura, 9 Juni 2026. Lovenila/Greenpeace.Sidang Pembuktian Gugatan Jalan 135 Kilometer di Merauke, Hakim Minta Pembangunan Dihentikan
    In News
    Rabu, 10 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media