Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Rekomendasi Vaksin Halal, Pemerintah Jadikan Sinovac sebagai Vaksin Booster

Rabu, 27 April 2022
A A
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Kesehatan memberi lampu hijau pada vaksin Sinovac sebagai salah satu vaksin dosis ketiga (booster). Kebijakan itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 31P/HUM/2022 yang memberikan rekomendasi agar pemerintah menyediakan vaksin halal dalam program vaksinasi Covid-19.

“Bagi masyarakat yang nyaman menggunakan vaksin Sinovac, kami membuka peluang untuk menggunakannya sebagai vaksin booster,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam siaran pers virtual, 25 April 2022.

Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan rekomendasi fatwa halal untuk penggunaan beberapa jenis vaksin atas dasar kondisi darurat, yakni Sinovac dan Sinopharm. Label halal atas vaksin Sinovac diberikan berdasarkan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021. Kemudian untuk mekanisme vaksinasi gotong royong vaksin Sinopharm diberikan rekomendasi fatwa halal dengan fatwa MUI Nomor 9 Tahun 2022.

Baca Juga: Momentum Mudik Lebaran Percepat Peningkatan Cakupan Vaksinasi Booster

Sejauh ini, pemerintah berhasil menyediakan enam regimen vaksin yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM dalam program vaksinasi Covid-19. Kondisi ini memungkinkan masyarakat segera bisa menyesuaikan berbagai kondisi kesehatannya dengan berbagai jenis vaksin yang tersedia. Enam regimen tersebut meliputi vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Janssen, dan Sinopharm.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: KemenkesMUIprogram vaksinasi Covid-19vaksinvaksin boostervaksin halalvaksin Sinopharmvaksin Sinovac

Editor

Next Post
Tiga ekor harimau sumtra mati terjerat di Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.

Nasib Harimau Sumatra Berkonflik dengan Manusia: Mati Terjerat, Lolos, atau Selamat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media