Selasa, 1 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Padam?

PP 71 Tahun 2014 telah mengatur batas tinggi muka air gambut 40 cm agar kondisi permukaan tetap lembap.

Rabu, 26 Agustus 2026
A A
Pemadaman api di lahan gambut di Kalimantan. Foto Dok. Kemenhut.

Pemadaman api di lahan gambut di Kalimantan. Foto Dok. Kemenhut.

Share on FacebookShare on Twitter

Ketersediaan sarana dan prasarana, kapasitas pasukan pemadam, serta penguasaan pengetahuan dan keterampilan kebakaran turut menentukan efektivitas pengendalian.

Di sisi lain, sistem peringatan dini (early warning) dan deteksi dini (early detection) yang belum optimal membuat potensi kebakaran terlambat diketahui. Bambang menilai penegakan hukum yang tegas juga diperlukan untuk mendorong kepatuhan dan mencegah pembakaran yang berulang.

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2014, pemerintah telah menetapkan batas tinggi muka air gambut 40 cm agar kondisi permukaan tetap lembap.

“Pemantauan tinggi muka air agar tetap kurang dari 40 cm, penguatan sistem peringatan dan deteksi dini, serta prioritas pada kegiatan pencegahan harus dilakukan secara konsisten,” tutur dia.

Untuk mencegah kejadian berulang, Bambang menekankan agar seluruh pihak mematuhi regulasi pemanfaatan gambut. Termasuk ketentuan ketebalan gambut yang dapat dimanfaatkan kurang dari tiga meter.

“Pencegahan harus menjadi prioritas utama dengan menjaga gambut tetap basah, memperkuat deteksi dini, dan memastikan seluruh pihak terlibat dalam pengelolaan gambut secara berkelanjutan,” pungkas Bambang. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB UniversityKarhutla Kalimantanlahan gambutPP 71 Tahun 2014Profesor Bambang Hero SaharjoPusat Studi Bencana IPB University

Editor

Next Post
Ilustrasi sinar matahari memerah di tengah karhutla. Foto Istimewa.

Mengapa Matahari Memerah di Tengah Karhutla?

Discussion about this post

TERKINI

  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Sampurna, orangutan jantan yang ditemukan lemas akibat karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat. Foto Dok. Kemenhut.Orangutan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla di Ketapang
    In News
    Minggu, 30 Agustus 2026
  • Ilustrasi sinar matahari memerah di tengah karhutla. Foto Istimewa.Mengapa Matahari Memerah di Tengah Karhutla?
    In IPTEK
    Jumat, 28 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media