Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Menkes: Fokus Penanganan Pasien Omicron di Rumah, Bukan Rumah Sakit

Selasa, 11 Januari 2022
A A
Ilustrasi pencegahan varian Omicron. Foto Alexandra_Koc/pixabay.com.

Ilustrasi pencegahan varian Omicron. Foto Alexandra_Koc/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan mayoritas pasien terkonfirmasi virus korona varian Omicron memiliki gejala ringan dan tidak bergejala. Meskipun kenaikan transmisi varian Omicron akan jauh lebih tinggi daripada varian Delta. Lantaran itu pula, pasien terkonfirmasi Omicron tidak membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit.

“Strategi layanan dari Kemenkes yang sebelumnya berfokus di rumah sakit, sekarang beralih ke rumah,” kata Budi dalam keterangan pers yang dilansir dari laman kemkes.go.id, Senin, 10 Januari 2022.

Baca Juga: Kasus Omicron Menyebar di 150 Negara, Luhut: Tahan Dulu Jalan-jalan ke Luar Negeri

Pasien hanya perlu menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pemberian suplemen vitamin maupun obat terapi tambahan yang telah diizinkan penggunaannya oleh pemerintah. Strategi yang dilakukan pemerintah adalah bekerja sama dengan 17 platform telemedicine. Platform tersebut meliputi Alodokter, Getwell, Good Doctor, Grabhealth, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, YesDok, Aido Health, Homecare24, Lekasehat, mDoc, Trustmedis, dan Vascular.

Peran mereka adalah memberikan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis bagi pasien Civid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah untuk mempercepat proses kesembuhan.

Monulpiravir dan Plaxlovid dapat izin BPOM

Ilustrasi karantina Covid-19. Foto ELG21/pixabay.com.
Ilustrasi karantina Covid-19. Foto ELG21/pixabay.com.

Kemenkes juga akan melakukan penyesuaian dengan merekomendasikan perubahan peraturan penatalaksanaan pasien Covid-19. Termasuk menyertakan penggunaan obat Monulpiravir dan Plaxlovid untuk terapi pasien Covid-19 gejala ringan.

“Dari hasil penelitian, Molnupiravir dan Plaxlovid mampu mengurangi gejala parah bahkan kematian pada pasien Covid-19,” kata Budi.

Obat tersebut telah diujicobakan terhadap pasien Covid-19 dan terbukti aman. Keduanya juga telah mendapatkan izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat Amerika Serikat (FDA). Saat ini, Molnupiravir juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau EUA dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan akan segera digunakan. Sementara Plaxlovid sedang dalam proses mendapatkan EUA dari Badan POM.

Baca Juga: Ekstrak Lengkuas, Pembasmi Nyamuk Demam Berdarah yang Ramah Lingkungan

Budi merinci dari total 414 kasus terkonfirmasi Omicron, 99 persen bergejala ringan dan tanpa gejala. Dari 414 kasus yang dirawat tersebut, 114 orang atau 26 persen sudah sembuh. Sedangkan yang masuk kategori sedang atau butuh perawatan oksigen hanya dua orang, yakni lelaki berusia 58 tahun dan 47 tahun. Keduanya dilaporkan memiliki penyakit penyerta (komorbid).

”Dua orang itu sudah sembuh,” kata Budi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bergejalaboosterBPOMCovid-19EUAMenteri Kesehatan Budi Gunadi SadikinMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar PandjaitanMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga HartartoMonulpiravirOmicronPlaxlovidtanpa gejalaterapivaksin Merah Putihvaksin Nusantaravaksinasi boostervaksinasi Covid-19

Editor

Next Post
Pemukiman warga di wilayah Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tergenang banjir pada Selasa, 11 Januari 2022. Foto Dok BNPB.

Sungai Ciberes Meluap, 2.728 Warga Cirebon Terdampak Banjir

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media