Minggu, 23 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Metode Autolisis, Rahasia Mudah Membuat Donat

Metode autolisis membuat adonan kue menjadi kalis, lebih enak, dan kualitas lebih baik

Sabtu, 8 Januari 2022
A A
Adonan kue donat setelah diuleni. Foto unri.ac.id

Adonan kue donat setelah diuleni. Foto unri.ac.id

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Siapa sih yang tidak doyan donat? Kue bulat yang bolong tengahnya dan ditaburi aneka topping ini sudah mendunia. Meskipun bahan-bahannya sederhana dan mudah didapat, ternyata kebanyakan orang lebih suka membeli donat dalam bentuk jadi ketimbang membuat sendiri.

“Pembuatan donat tidaklah mudah, terutama pada proses pengulenannya,” kata Dosen Jurusan Teknik Kimia Universitas Riau (Unri) Drastinawati sebagaimana dilansir dari laman unri.ac.id, Senin, 3 Januari 2022.

Biasanya proses pengulenan adonan menggunakan mixer atau tangan. Ketika menggunakan tangan acapkali butuh tenaga ekstra untuk membolak-balik adonan agar menjadi kalis.

Baca Juga: Atasi Kulit Gatal dan Berminyak dengan Sabun Kulit Bawang Merah

Sejumlah dosen Unri memberi solusi kemudahan proses pengulenan dengan menggunakan metode autolisis. Dalam metode ini, tepung dicampur air dan beberapa bahan lain. Kemudian adonan didiamkan dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk gluten.

“Proses ini membuat adonan donat menjadi kalis dengan sendirinya. Tanpa perlu ada intervensi proses pengulenan yang membutuhkan banyak tenaga atau energi,” terang Drastinawati.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: donatkudapanmetode autolisispengulenanProfesor Raymond CalvelrotiTeknik Kimia Universitas RiauUnri

Editor

Next Post
Evakuasi warga terdampak banjir di Kota Jayapura, Papua, pada Jumat, 7 Januari 2022. Foto Dok BNPB.

Kondisi Terkini di Kota Jayapura, Air Berangsur Surut, Listrik Kembali Menyala

Discussion about this post

TERKINI

  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan KNLH 2026, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jumat, 21 Agustus 2026. (Tim Media PRLH 2026)Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis: Hentikan Sumber-sumber Kerusakan!
    In News
    Jumat, 21 Agustus 2026
  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
  • Upacara rakyat di Kendeng, Kabupaten Pati, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Upacara Rakyat di Kendeng Dihadiri Warga dan Petani yang Melawan Penambangan Karst
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
  • Upacara peringatan kemerdekaan RI oleh warga Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri di lahan pertaniannya, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)Warga Pracimantoro: Kami Bukan Melawan Pembangunan, Kami Menjaga Kehidupan
    In News
    Senin, 17 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media