Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Moh. Yani: Lingkungan Tercemar Limbah B3 Tambang Bisa Dipulihkan Kembali

Pencemaran lingkungan akibat pertambangan, manufaktur dan pertanian dapat dipulihkan kembali. Teknik apakah yang digunakan?

Rabu, 30 Agustus 2023
A A
Guru Besar Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University, Prof Moh Yani. Foto Dok. IPB University.

Guru Besar Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University, Prof Moh Yani. Foto Dok. IPB University.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Guru Besar Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University, Prof. Moh. Yani mengembangkan teknik bioremediasi untuk memulihkan lingkungan yang tercemar limbah berbahaya akibat pertambangan, manufaktur dan pertanian.

“Teknik bioremediasi menjadi salah satu metode pemulihan lingkungan yang tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dengan memanfaatkan mikroba,” terang dosen Departemen Teknologi Industri Pertanian saat Konferensi Pers Pra Orasi Ilmiah Guru Besar IPB University pada 24 Agustus 2023.

Yani memaparkan strategi pengembangan teknik bioremediasi lingkungan tercemar limbah B3 dimulai dari isolasi mikroba pendegradasi polutan, formulasi dan produksi bio-oil spill dispersant (BIO-OSD). Kemudian seleksi tanaman fitoremedian dan pengembangan teknik bioremediasi dari skala laboratorium, pilot sampai penerapan di lapangan.

Baca Juga: Hiu Paus Terancam Punah dan Biaya Pemantauan Mahal

Pengembangan isolat dan konsorsium mikroba dimulai dari eksplorasi sumber mikroba lokal. Selanjutnya dilakukan seleksi dan pengujian terhadap kemampuan mikroba hingga berhasil memperoleh isolat yang berkinerja baik dalam biodegradasi polyaromatic hydrocarbon (PAH) dan pestisida untuk keperluan pengelolaan lingkungan.

Teknik bioremediasi dengan formulasi dan produksi BIO-OSD diperoleh dari campuran larutan surfaktan dietanolamida (DEA) dan metil ester sulfonat (MES) yang disintesis dari minyak sawit. Pengembangan formula BIO-OSD telah diteliti dan diujicobakan sejak 2014.

“Prototipe BIO-OSD diujicobakan pada air laut dicemari minyak bumi. Setelah diberi BIO-OSD, cemaran minyak hilang dari permukaan dan larut. Dalam waktu dekat, produk BIO-OSD akan muncul di pasaran nasional,” urai Yani.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: IPB Universitylimbah B3Prof. Moh Yaniteknik bioremediasiteknik pemulihan lingkungan

Editor

Next Post
Pusat gempa darat NTT magnitudo 6,1 pada Kamis, 31 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Darat 6,1 Magnitudo Guncang NTT

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media