Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Musibah Banjir dan Longsor di Sukabumi, Satu Orang Tewas dan Satu Luka-luka

Ralat: BNPB meralat bencana banjir dan longsor sebelumnya dinyatakan di wilayah Kabupaten Sukabumi, seharunya Kota Sukabumi.

Sabtu, 19 Februari 2022
A A
Penanganan dampak banjir dan longsor oleh petugas BPBD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sumber foto BNPB.

Penanganan dampak banjir dan longsor oleh petugas BPBD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sumber foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Masih dalam proses pendataan di lapangan. Tim BPBD Kabupaten Sukabumi saat ini mengutamakan upaya penyelamatan warga terdampak dan mengevakuasinya ke lokasi yang telah ditentukan,” sebut Muhari.

BNPB mengimbau pemerintah setempat dan masyarakat meningkatkan kesiap-siagaan potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini merespons peringatan dini cuaca BMKG, menyebutkan, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi hingga Minggu, 20 Februari 2022.

Kondisi cuaca tersebut diprakirakan terjadi pada siang hari pukul 13.00 WIB hingga malam hari pukul 19.00 WIB.

Baca Juga: Banjir di Bogor dan Bekasi Dipicu Hujan Lebat dan Sungai Melimpas, Ketinggian Hampir 2 Meter

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah setempat bersama segenap unsur terkait hingga masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi adanya potensi bencana hidrometeorologi dengan melakukan langkah-langkah mitigasi dan pencegahan, seperti pemantauan dan pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), pembersihan sampah maupun material lain yang dapat menyumbat aliran air, monitoring kondisi tanggul, jalan dan jembatan hingga pemantauan debit air saat terjadi hujan lebat.

“Jika hujan lebat terjadi menerus hingga lebih dari 1 jam dan jarak pandang kurang dari 50 meter, maka masyarakat di sekitar lereng tebing atau sepanjang daerah aliran sungai agar evakuasi sementara hingga 1-2 jam setelah hujan berhenti,” imbuh Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir dan Longsor SukabumiBencana HidrometeorologiBMKGBNPBBPBDhujan lebatKabupaten SukabumiProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Ilustrasi menu diet. Foto stevepb/pixabay.com.

Program Plate me Diet, Tiga Kali Makan, Tiga Kali Snack

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media