Jumat, 20 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Nervilia punctata, Anggrek Penyambut Hujan di Tambora

Keberadaan anggrek ini dapat menjadi indikasi, bahwa hutan Tambora masih mampu menyediakan ruang tumbuh untuknya.

Minggu, 1 Desember 2024
A A
Anggrek Nervilia punctata di TN Tambora, NTB. Foto Dok. Balai TN Tambora.

Anggrek Nervilia punctata di TN Tambora, NTB. Foto Dok. Balai TN Tambora.

Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, jenis ini memiliki tiga fase pertumbuhan, yaitu fase generatif, fase vegetatif dan dorman. Saat awal musim hujan (November-Desember), tumbuhan ini memasuki fase generatif, dimana hanya bunga saja yang teramati di lantai hutan.

Baca Juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Slamet Meningkat, Waspada Erupsi Freatik

Setelah fase ini, anggrek akan muncul daun (vegetatif) tanpa terlihat bunganya. Kemudian saat musim kemarau jenis ini memasuki fase dorman, hingga masuk musim hujan berikutnya.

Di Tambora, anggrek jenis ini dijumpai di hutan musim pada ketinggian 100 mdpl hingga hutan tropis pada ketinggian 1500 mdpl. Di belahan dunia lain, anggrek jenis ini juga ditemukan di India, Kepulauan Nicobar, Thailand, Vietnam, Malaysia, Papua Nugini dan Fiji di hutan pegunungan di ketinggian sekitar 1200 hingga 2000 meter

Anggrek merupakan indikator kondisi lingkungan. Jenis ini dijumpai pada titik-titik kawasan Tambora dengan tutupan yang cukup baik serta kelembaban yang cukup. Keberadaanya dapat dijadikan indikasi, bahwa hutan Tambora masih mampu menyediakan ruang tumbuh untuk jenis ini. [WLC02]

Sumber: KSDAE KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: anggrek Nervilia punctataanggrek tanahKabupaten BimaKabupaten Dompumusim penghujanTaman Nasional Tambora

Editor

Next Post
Mapala Unimed di TWA Danau Sicike cike, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Foto Dok. BKSDA Sumut.

Eksplorasi Rafflesia Terkecil hingga Burung Enggang di TWA Danau Sicike cike

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media