Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Normal Baru Masa Pandemi Timbulkan Dampak Negatif, Ini Mitigasi Tim Psikolog

Kebijakan normal baru selama pandemi Covid-19 juga menimbulkan perilaku tidak sehat dalam masyarakat. Ada kecemasan, kemarahan, kesedihan, efikasi diri lemah, mudah tersulut emosi, kecanduan gadget semakin marak, dan lain-lain. Bagaimana Tim Piskolog UGM mengatasinya?

Rabu, 12 Januari 2022
A A
Ilustrasi hiruk pikuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto icsilviu/pixabay.com

Ilustrasi hiruk pikuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto icsilviu/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Terobosan kebijakan normal baru yang dibuat pemerintah melalui berbagai regulasi dan aturan untuk menghadapi pandemi Covid-19 juga memunculkan dampak negatif. Beberapa studi menunjukkan, normal baru melahirkan perilaku individu yang tidak sehat, seperti kecemasan, kemarahan, kesedihan, efikasi diri lemah, mudah tersulut emosi, kecanduan gadget semakin marak, dan lain-lain.

“Perilaku ini tidak hanya terjadi di lingkungan keluarga dan interaksi personal. Tetapi juga dalam komunitas besar, seperti tempat kerja, sekolah, dan masyarakat umum,” ungkap Dosen Fakultas Psikologi UGM, Diana Setiyawati yang mewakili tim psikolog UGM dalam siaran pers yang dilansir dari laman ugm.ac.id, Senin, 10 Januari 2022.

Belajar dari bayi-bayi yang dikandung dan dilahirkan pada masa pandemi Flu Spanyol ternyata mengalami risiko kesehatan dan disabilitas yang lebih tinggi. Mengingat bayi-bayi tengah melalui tahap perkembangan krusialnya ketika sistem kesehatan sedang difokuskan pada penanggulangan pandemi. Kondisi tersebut berimbas pada kurangnya perhatian terhadap aspek kesehatan dan sektor kehidupan lainnya.

Baca Juga: Menkes: Fokus Penanganan Pasien Omicron di Rumah, Bukan Rumah Sakit

Tim psikolog UGM turun tangan menyusun rekomendasi kebijakan dalam sebuah policy brief berisi analisis situasi dan mitigasi dampak jangka menengah dan jangka panjang pandemi Covid-19.

Rekomendasi kebijakan jangka menengah disusun untuk keluarga, pendidikan, tempat kerja dan masyarakat. Untuk keluarga, orang tua diharapkan memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pengasuhan lima tahun pertama maksimal bagi anak yang lahir di masa pandemi. Selain itu, juga memiliki keterampilan mendampingi anak dalam mengakses konten digital sehingga proses penggunaannya menjadi tepat sasaran.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19Flu Spanyolmitigasinormal barupandemipolicy briefpsikologUGM

Editor

Next Post
Kondisi banjir di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Selasa, 11 Januari 2022. Foto Dok BNPB.

15 Provinsi Ini Status Siaga dan Waspada Dampak Hujan Lebat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media