Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banda Aceh Diguncang Gempa Dangkal M5,4 Akibat Sesar Seulimeum

Minggu, 30 Maret 2025
A A
Gempa M5,4 di Banda Aceh, 20 Maret 2025. Foto InaTEWS.

Gempa M5,4 di Banda Aceh, 20 Maret 2025. Foto InaTEWS.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Minggu, 30 Maret 2025 pukul 09.58 WIB wilayah Kuta Baro, Aceh Besar, Aceh diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,55° LU ; 95,47° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 16 km arah Timur laut Banda Aceh pada kedalaman 12 km.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, ini jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Seulimeum,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Sedangkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Getaran gempa dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas IV MMI (bisa dirasakan orang banyak di dalam rumah saat siang hari); daerah Takengon dengan skala intensitas III MMI (dirasakan nyata dalam rumah seakan truk berlalu); daerah Pidie, Pidie Jaya dan Sabang dengan skala intensitas II-III MMI (dirasakan nyata dalam rumah seakan truk berlalu); daerah Aceh Jaya, Aceh Tengah, Bireuen dan Lhokseumawe dengan skala intensitas II MMI (dirasakan beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” imbuh dia.

Hingga pukul 10.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Namun pihak BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG DaryonoGempa bumiKota Banda AcehSesar Seulimeum

Editor

Next Post
Tim eksplorasi cacing pemakan bakteri tanaman Ficus di Cagar Alama Besowo Gadungan di Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jatim.

Berburu Cacing Pemakan Bakteri Tanaman Ficus di Dua Cagar Alam Gadungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media