Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banda Aceh Diguncang Gempa Dangkal M5,4 Akibat Sesar Seulimeum

Minggu, 30 Maret 2025
A A
Gempa M5,4 di Banda Aceh, 20 Maret 2025. Foto InaTEWS.

Gempa M5,4 di Banda Aceh, 20 Maret 2025. Foto InaTEWS.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Minggu, 30 Maret 2025 pukul 09.58 WIB wilayah Kuta Baro, Aceh Besar, Aceh diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,55° LU ; 95,47° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 16 km arah Timur laut Banda Aceh pada kedalaman 12 km.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, ini jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Seulimeum,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Sedangkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

Getaran gempa dirasakan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan skala intensitas IV MMI (bisa dirasakan orang banyak di dalam rumah saat siang hari); daerah Takengon dengan skala intensitas III MMI (dirasakan nyata dalam rumah seakan truk berlalu); daerah Pidie, Pidie Jaya dan Sabang dengan skala intensitas II-III MMI (dirasakan nyata dalam rumah seakan truk berlalu); daerah Aceh Jaya, Aceh Tengah, Bireuen dan Lhokseumawe dengan skala intensitas II MMI (dirasakan beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” imbuh dia.

Hingga pukul 10.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Namun pihak BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG DaryonoGempa bumiKota Banda AcehSesar Seulimeum

Editor

Next Post
Tim eksplorasi cacing pemakan bakteri tanaman Ficus di Cagar Alama Besowo Gadungan di Jawa Timur. Foto Dok. BBKSDA Jatim.

Berburu Cacing Pemakan Bakteri Tanaman Ficus di Dua Cagar Alam Gadungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media