Minggu, 27 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Permasalahan Sampah di Yogyakarta, Sultan Perintahkan Sleman Kelola Sampah Secara Mandiri

Kamis, 27 Juli 2023
A A
Permasalahan sampah di Yogyakarta muncul setelah TPA Piyungan ditutup pada 23 Juli 2023. Foto Forpi Kota Yogyakarta.

Permasalahan sampah di Yogyakarta muncul setelah TPA Piyungan ditutup pada 23 Juli 2023. Foto Forpi Kota Yogyakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Menurutnya, pengelolaan sampah di wilayah Bantul bagus contohnya pengelolaan sampah di Kelurahan Panggungharjo.

“Jadi untuk masalah sampah di Sleman dan Bantul sudah teratasi. Berikutnya akan kita diskusikan langkah jangka panjangnya,” imbuh Beny.

Sedangkan Kota Yogyakarta yang tidak memiliki lahan memadai penampungan sampah, kata Benny, Pemda DIY memberikan solusi Zona Transisi 1 TPA Piyungan. Mulai Jumat, 28 Juli 2023, Zona Transisi 1 TPA Piyungan akan dibuka untuk menampung 100 ton sampah per hari.

Baca Juga: Dampak TPA Piyungan Ditutup, Tumpukan Sampah di Kota Yogya Mulai Terlihat

Benny mengimbau masyarakat Kota Yogyakarta bijak mengelola sampah mulia dari rumah tangga.

Forpi Kota Yogyakarta hingga Kamis malam, 27 Juli 2023, masih menemukan sejumlah titik penumpakan sampah. Baharuddin Kamba menyatakan, penumpukan sampah di antaranya ditemukan di Jalan Munggur, Kota Yogyakarta.

“Sampah yang menggunung hingga ke trotoar,” kata Baharuddin. [WLC01]

Sumber:  Pemprov DIY

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Forpi Kota YogyakartaKabupaten BantulKabupaten SlemanPemprov DIYsampah di YogyakartaTPA Piyungan

Editor

Next Post
Ilustrasi kemarau. Foto Dok Wanaloka.com.

Kemarau Kering 2023 Waspadai Gagal Panen dan Penurunan Sumber Mata Air

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media