Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Permasalahan Sampah di Yogyakarta, Sultan Perintahkan Sleman Kelola Sampah Secara Mandiri

Kamis, 27 Juli 2023
A A
Permasalahan sampah di Yogyakarta muncul setelah TPA Piyungan ditutup pada 23 Juli 2023. Foto Forpi Kota Yogyakarta.

Permasalahan sampah di Yogyakarta muncul setelah TPA Piyungan ditutup pada 23 Juli 2023. Foto Forpi Kota Yogyakarta.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tumpukan sampah masih ditemukan di sejumlah titik sejak diberlakukannya penutupan sementara TPA Piyungan pada, 23 Juli 2023. Permasalahan sampah makin problematik, munculnya penolakan warga atas lokasi tempat pembuangan sementara di Cangkringan, Kabupaten Sleman.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menegaskan, pemilihan lokasi untuk tempat pembuangan sementara di Cangkringan, telah mempertimbangkan aspek lingkungan. Karena adanya penolakan warga, Gubernur DIY menyerahkan keputusan kepada Pemkab Sleman.

Sri Sultan menegaskan, masalah sampah wajib ditanggulangi pemerintah kabupaten dan kota dengan memiliki tempat pengelolaan sampah sendiri.

Baca Juga: Permasalahan Sampah di Yogyakarta, Bantul Bangun Pusat Riset Sampah Plastik

“Kabupaten sudah dari dulu kita minta untuk mengurangi beban yang ada di Piyungan. Tapi ya, paling enak terus diangkut bawa ke Piyungan. Gak pernah tumbuh (kesadarannya). Nah, sekarang begitu kita hentikan (TPA Piyungan), grubyakan,” ujar Gubernur DIY pada Rabu, 26 Juli 2023.

Sekda DIY Beny Suharsono menyatakan, Gubernur DIY memerintahkan agar Kabupaten Sleman mengelola sampahnya secara mandiri di Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Kawasan Tamanmartani mampu menampung 260 ton sampah per hari, dan hanya diperuntukan sampah dari Kabupaten Sleman saja.

“Sleman hari ini diperintahkan Bapak Gubernur harus melakukan pengelolaan sampah secara mandiri di Tamanmartani. Sudah dibuka mulai hari ini sesuai dawuh Ngarsa Dalem. Jadi tegas beliau sampaikan untuk menggunakan Tamanmartani, tidak ke mana-mana. Saya sudah matur langsung ke Bu Bupati, tidak lewat perantara siapa siapa,” kata Beny di Kompleks Kepatihan, Kamis, 27 Juli 2023.

Baca Juga: Permasalahan Sampah Walhi Yogyakarta Dorong Pemprov DIY Lakukan Lima Hal Ini

Dampak penutupan sementara TPA Piyungan untuk wilayah Kabupaten Bantul, menurut Benny, tidak ada masalah karena memiliki lokasi yang masih memadai dan bisa mengolah sampah secara terdesentralisasi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Forpi Kota YogyakartaKabupaten BantulKabupaten SlemanPemprov DIYsampah di YogyakartaTPA Piyungan

Editor

Next Post
Ilustrasi kemarau. Foto Dok Wanaloka.com.

Kemarau Kering 2023 Waspadai Gagal Panen dan Penurunan Sumber Mata Air

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media