Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pohon Sawit Diklaim Tak Sebabkan Deforestasi, Walhi Nilai Prabowo Anti Sains

Pada 2022, KLHK merilis bahwa sawit bukan tanaman hutan. Praktik perkebunannya justru ekspansif, monokultur, dan non prosedural di dalam kawasan hutan, sehingga menimbulkan beragam masalah hukum, ekologis, hidrologis dan sosial.

Kamis, 2 Januari 2025
A A
Perkebunan sawit. Foto Dok. Sawit Watch.

Perkebunan sawit. Foto Dok. Sawit Watch.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Jatam Proyeksi Bencana Tambang 2025 Kian Merusak di Maluku Utara

“Pernyataan ini berbahaya sekali, karena Presiden menginstruksikan secara terbuka kepada publik, bahwa polisi dan tentara harus menjaga sawit,” ucap Uli.

Sementara fakta selama ini, aparat kepolisian dan tentara cenderung berpihak kepada perusahaan yang berkonflik agraria dengan masyarakat. Tidak jarang aktor keamanan melakukan intimidasi, kekerasan, dan kriminalisasi terhadap masyarakat yang berkonflik dengan perusahaan di sektor perkebunan sawit.

“Tidak berlebihan apabila kami menganggap instruksi ini akan melegitimasi pendekatan keamanan dalam pelaksanaan operasi produksi perusahaan sawit oleh aktor-aktor keamanan. Ini berpotensi akan membuat kasus-kasus intimidasi, kekerasan dan kriminalisasi terhadap masyarakat semakin bertambah,” tutup Uli.

Baca juga: Ribuan Telur Labi-labi Moncong Babi Menetas di TKP Pedagang Satwa Liar

Bantah penyebab deforestasi

Sebelumnya, Prabowo dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Gedung Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat pada 30 Desember 2024 menyampaikan, bahwa keliru apabila lahan sawit menyebabkan deforestasi. Sebab menurut dia, pohon kelapa sawit juga menyerap karbon dioksida.

“Kami harus tambah tanam kelapa sawit. Enggak usah takut apa itu katanya membahayakan, deforestation, namanya kelapa sawit ya pohon, ya kan? Ada daunnya kan? Dia menyerap karbondioksida. Dari mana kok kami dituduh yang boten-boten (tidak-tidak) saja orang-orang itu,” kata dia.

Bahkan Prabowo minta para kepala daerah dan aparat TNI/Polri menjaga kebun kelapa sawit di Indonesia. Sebab kelapa sawit merupakan komoditas strategis, meskipun Indonesia digugat ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Para bupati, gubernur, tentara, polisi, jagalah kebun kelapa sawit kita. Itu aset negara,” ucap Prabowo. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Deforestasilahan sawitpohon kelapa sawitWalhi

Editor

Next Post
Kapal KMP Taka Bonerate, salah satu alat transportasi menuju ke Taman Nasional Taka Bonerate, Sulawesi Selatan. Foto Dok. TN. Taka Bonerate.

Dua Kapal Antar Eksplorasi ke TN Taka Bonerate, Atol Terbesar Ketiga Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media