Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Populasi Badak Jawa di TNUK Bertambah, Menteri Siti Beri Nama LordZac

Populasi badak Jawa bertambah di habitat alaminya di Taman Nasional Ujun Kulon. Dua indukan badak Jawa bernama Ratu dan Menur terekam kamera jebak, bersama masing-masing anaknya.

Senin, 19 Desember 2022
A A
Badak Jawa bernama Ratu bersama anaknya LordZac tertangkap kamera trap di Taman Nasional Ujung Kulon. Foto PPID Kementerian LHK.

Badak Jawa bernama Ratu bersama anaknya LordZac tertangkap kamera trap di Taman Nasional Ujung Kulon. Foto PPID Kementerian LHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Ditegaskannya, kelahiran dua anak badak Jawa menambah jumlah anak badak Jawa pada tahun 2022. Setelah pada periode awal tahun ini juga terekam anak badak Jawa yang baru lahir.

Baca Juga: Kukuh Leksono, Bencana adalah Peristiwa Hukum, Semua Berhak Dapat Layanan Kemanusiaan

“Dengan gambaran ini, disamping rekaman kelahiran berbagai satwa liar lainnya dalam tahun 2022 dan dalam beberapa tahun terakhir ini, menunjukkan optimisme perlindungan satwa liar di Indonesia yang semakin baik dengan kerja keras berbagai pihak, dan tentu saja akan terus kita perbaiki,” ucap Menteri Siti.

Menteri Siti berpesan agar jajarannya tidak boleh terlena dengan kegembiraan kelahiran anak badak Jawa ini. Meskipun badak Jawa dapat berkembang biak bukan berarti habitat dan individu badak Jawa aman dari berbagai gangguan.

Aktivitas perburuan, predator, penyakit, kemungkinan inbreeding dan bencana alam menghadang, yang mengancam keberadaan dan kelestarian badak Jawa.

Baca Juga: Walhi, KUHP Menguntungkan Korporasi Penjahat Lingkungan

“Kita dan semua pihak yang membantu dalam upaya pelestarian badak Jawa tidak boleh lengah dan selalu mengantisipasi terhadap setiap ancaman yang mungkin akan terjadi,” jelas Menteri Siti.

Monitoring badak Jawa merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam rangka upaya mendapatkan data time series salah satu spesies kunci yang dimiliki Taman Nasional Ujung Kulon, selain owa Jawa (Hylobates moloch) dan banteng Jawa (Bos javanicus). [WLC01]

Sumber: PPID Kementerian LHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: badak JawaKementerian LHKMenteri Siti Nurbayapopulasi badak Jawasatwa liar yang dilindungiTaman Nasional Ujung Kulon

Editor

Next Post
Gempa Pesisir Barat Lampung dengan magnitudo 5,3 pada Senin, 19 Desember 2022, pukul 12.50 WIB, tidak berpotensi tsunami. Foto Google Earth episenter gempa berdasarkan koordinat BMKG.

Analisis BMKG Gempa Mag5,3 Pesisir Barat Lampung

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media