Minggu, 4 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pria Bisa Idap Tumor Payudara, Kandungan Ubur-ubur Diteliti sebagai Obat Kanker Payudara

Presenter Robby Purba mengidap tumor payudara, kasus yang jarang terjadi pada pria.

Senin, 3 Januari 2022
A A
Robby Purba bersama tim dokter operasi pengangkat tumor payudara. Foto Instagram @robbypurba.

Robby Purba bersama tim dokter operasi pengangkat tumor payudara. Foto Instagram @robbypurba.

Share on FacebookShare on Twitter

“Rincian kandungan umum berupa crude venom, phospholipase A2, dan metalloprotease yang berfungsi baik dalam pertahanan untuk mengurangi migrasi sel kanker payudara,” imbuh Aden.

Baca Juga: Prof. Wahyu Andayani: Lindungi Hutan Lewat Pembangunan KPH

Sylvia menambahkan reseptor perlu dihambat dengan pengujian secara komputer. Dalam penelitian ini protein venom dari ubur-ubur ditambatkan bersama ER-α dan dilihat interaksinya secara in silico.

”Bioaktivitas dari protein venom ubur-ubur ini bermanfaat sebagai imunostimulator, antikoagulan, pereda nyeri, dan antihipertensi. Juga bermanfaat untuk pengendalian kanker,” kata Sylvia.

Ubur-ubur (Class: Schypozoa) merupakan salah satu makhluk hidup (animalia) dengan jumlah melimpah dan tersebar hampir seluruh di perairan Indonesia. Bentuk tubuhnya sederhana, berupa payung dan tentakel. Keunikan dan jumlah yang melimpah menjadi daya tarik bagi peneliti di bidang biologi kelautan. Apalagi Ubur-Ubur memiliki nilai bioprospeksi cukup tinggi dalam penggalian informasi untuk dimanfaatkan di berbagai bidang seperti industri, pangan, dan kesehatan.

Baca Juga: Jahe Dikembangkan Jadi Obat Terapi Kanker dengan Harga Terjangkau

“Bagian unik seperti filamen marginal diyakini dalam beberapa penelitian sebelumnya memiliki kandungan yang baik untuk menghambat migrasi kanker. Terutama protein venom yang berkhasiat dan bermanfaat,” tutur Khintan.

Penelitian ini dilangsungkan sejak 1 Juni – 15 September 2021 dengan bimbingan dosen Fakultas Biologi, Lisna Hidayati dalam melalui Program Kreativitas Mahasiswa dalam bidang Riset Eksakta (PKM-RE). Tim memanfaatkan protein venom dengan ekstraksi, mencari kadar dan kandungannya, kemudian dilihat interaksinya dalam pemodelan komputasi, seperti penambatan molekul antara reseptor penyebab kanker payudara, yaitu ER-α dengan beberapa protein venom (molecular docking).

Baca Juga: Cadangan Blue Carbon Indonesia Terancam Ekspansi Industri

Muhammad Rafli menambahkan riset ini dilakukan secara intensif di Laboratorium Biokimia dan Laboratorium Sistematika Hewan, Fakultas Biologi UGM, serta Laboratorium Biokimia dan Biologi Molekuler, Departemen Kimia Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, dan juga riset komputasi. Riset ini dilakukan untuk menghasilkan nilai yang representatif dalam penghambatan ER-α secara molecular docking, dimana didapatkan nilai penambatan HADDOCK score dari protein venom Gamma-glutamyl Hydrolase sebesar -16,1, sedangkan untuk nilai RMSD sebesar 1,1 Angstrom.

Hasil lain dari riset ini adalah diperoleh kadar protein venom rerata sebesar 4,98 ppm. Hasil tersebut sangat berpotensi dalam penghambatan kanker payudara, khususnya reseptor ER-α.

“Harapannya, ke depan, pemanfaatan dan eksplorasi biota laut dapat diteliti kembali sehingga dapat mengatasi penyakit kanker payudara,” imbuh Rafli. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kanker payudaratumor payudaraubur-uburUGM

Editor

Next Post
Bangkai ikan di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 20 Desember 2021. Foto Facebook @SantiSyahril.

Ribuan Ikan Danau Maninjau Mati, Perlu Multi Stakeholder Atasi Pencemaran  

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media