Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Prof Ronny: Tren Lemak Hewan sebagai Bahan Bakar Dunia Penerbangan

Tren pemanfaatan lemak hewan terutama lemak babi sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan terutama dalam dunia penerbangan meningkat, dan diperkirakan 2030 bertambah tiga kali lipat. Lalu apa tantangannya?

Senin, 12 Juni 2023
A A
Guru Besar Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University, Prof. Ronny Rachman Noor. Foto ipb.ac.id.

Guru Besar Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University, Prof. Ronny Rachman Noor. Foto ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemanfaatan lemak hewan sebagai bahan bakar sejatinya sudah lama dilakukan. Guru Besar Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University, Prof. Ronny Rachman Noor memprediksi pemanfaatan lemak hewan terutama lemak babi di tahun 2030 akan meningkat.

Sudah berabad-abad lamanya, lemak hewan utamanya lemak babi telah digunakan untuk membuat lilin, sabun dan keperluan lainnya seperti industri kosmetik.

Kurun waktu 20 tahun terakhir, di era biofuel yang ramah lingkungan, tren penggunaan lemak hewan makin tajam.

Baca Juga: Djumanto: Ikan Wader Rentan Punah, Bahkan Bisa Kritis

Pakar genetika IPB University itu, menjelaskan, lemak hewan terutama babi, dapat diandalkan menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan.

Ide penggunaan lemak hewan ini pun memiliki dasar yang sangat kuat.

Secara teknis, Prof. Ronny mengungkapkan, lemak babi dan juga lemak hewan lain dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar ramah lingkungan, termasuk untuk bahan bakar pesawat jet. Hal ini membutuhkan perubahan paradigma dalam perkembangan teknologi.

“Teknologi saat ini memerlukan perubahan visi dan revolusi cara berpikir multidimensi, karena ternyata lemak hewan utamanya babi memiliki nilai ekonomis tinggi dan lebih ramah lingkungan,” katanya.

Baca Juga: Rahadian Pratama: Teknologi Oxford Nanopore Menggali Potensi Kayu Hutan

Dinyatakannya, hasil penelitian di berbagai negara, pemanfaatan lemak hewan sebagai bahan bakar dari segi lingkungan lebih ramah, karena emisi karbon yang dihasilkannya lebih rendah dibanding bahan bakar fosil, minyak goreng bekas pakai, dan minyak sawit.

Di Eropa, kurun waktu 20 tahun terakhir penggunaan lemak hewan sebagai bahan bakar mengalami peningkatan 40 kali lipat.

“Tidak heran jika pakar penerbangan memprediksi bahwa penggunaan bahan bakar dari lemak hewan ini akan meningkat tiga kali lipat dalam dunia penerbangan di tahun 2030 mendatang,” tuturnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bahan bakar ramah lingkunganbiofuelIPB Universitylemak hewan sebagai bahan bakarProf. Ronny Rachman Noor

Editor

Next Post
Ilustrasi kekeringan. Foto bernswaelz/pixabay.com.

FAO Prediksi 2050 Dunia Kelaparan Akibat Pemanasan Global

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media