Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

PTM Masa Pandemi, Dokter Anak: Idealnya Komponen Sekolah Telah Vaksinasi 100 Persen

Dokter Anak Indonesia (DAI) mengingatkan terpenuhinya persyaratan pihak sekolah untuk menggelar PTM 100 persen maupun PTM terbatas. Mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir dan virusnya terus bermutasi.

Kamis, 13 Januari 2022
A A
Ilustrasi karantina Covid-19. Foto ELG21/pixabay.com.

Ilustrasi karantina Covid-19. Foto ELG21/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bayang-bayang dampak penyebaran varian Omicron yang menular beberapa kali lipat ketimbang varian Delta perlahan mulai dirasakan di Indonesia. Jumlah kasus Covid-19 pun merangkak naik. Berasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus per 12 Januari 2022 sebanyak 646 kasus positif dari 273.806 spesimen, naik menjadi 793 kasus positif dari 278.266 spesimen. Sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di sejumlah daerah mulai diberlakukan, sebagian lagi PTM terbatas.

Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Nasional Diponegoro Universitas Diponegoro, Amallia Nuggetsiana Setyawati menyampaikan rekomendasi dari Dokter Anak Indonesia (DAI) yang mensyaratkan, idealnya penerapan PTM di sekolah-sekolah apabila seluruh komponen sudah divaksinasi 100 persen. Sedangkan ideal untuk siswa adalah yang sudah divaksin dan tidak ada komorbiditas.

“Hak mendapatkan pendidikan itu penting. Namun lebih penting hak untuk mendapatkan hidup dan hak kesehatan,” kata Amalia sebagaimana dilansir dari laman undip.ac.id, Sabtu, 8 Januari 2022.

Baca Juga: PTM 100 Persen, Ini Persiapan Anak Jelang Vaksinasi Covid-19

Hal tersebut sebaiknya menjadi pertimbangan penerapan PTM harus 100 persen atau 50 persen atau online dan offline dengan memenuhi syarat dan ketentuan. Meliputi prokes tetap diterapkan, PTM maksimal tiga jam, ada physical distancing atau menjaga jarak, serta vaksinisasi sudah dijalankan dua kali.

“Itu merupakan syarat mutlak dari pembelajaran tatap muka. Selanjutnya adalah screening yang ketat,” imbuh Amalia.

Dia pun mengingatkan, bahwa situasi pandemi belum berakhir. Harapannya, seluruh komponen tidak boleh kendor atau terlena. Artinya, penyakit Covid-19 merupakan penyakit baru dengan berbagai variasi dan mutasi yang banyak. Kewaspadaan tidak hanya milik kepentingan beberapa orang saja, melainkan milik semua orang. Selain itu, juga harus mengikuti vaksin sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19OmicronprokesPTMPTM 100 persenRumah Sakit Nasional Diponegoro Universitas Diponegorovaksinasivarian Delta

Editor

Next Post
Kasatgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi karantina bagi PPLN di Provinsi Bali, Rabu, 12 Januari 2022. Foto BNPB.

Letjen TNI Suharyanto Tinjau Karantina PPLN di Bali

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media