Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Rekomendasi Vaksin Halal, Pemerintah Jadikan Sinovac sebagai Vaksin Booster

Rabu, 27 April 2022
A A
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto spencerbdavis1/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Kesehatan memberi lampu hijau pada vaksin Sinovac sebagai salah satu vaksin dosis ketiga (booster). Kebijakan itu berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 31P/HUM/2022 yang memberikan rekomendasi agar pemerintah menyediakan vaksin halal dalam program vaksinasi Covid-19.

“Bagi masyarakat yang nyaman menggunakan vaksin Sinovac, kami membuka peluang untuk menggunakannya sebagai vaksin booster,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam siaran pers virtual, 25 April 2022.

Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan rekomendasi fatwa halal untuk penggunaan beberapa jenis vaksin atas dasar kondisi darurat, yakni Sinovac dan Sinopharm. Label halal atas vaksin Sinovac diberikan berdasarkan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2021. Kemudian untuk mekanisme vaksinasi gotong royong vaksin Sinopharm diberikan rekomendasi fatwa halal dengan fatwa MUI Nomor 9 Tahun 2022.

Baca Juga: Momentum Mudik Lebaran Percepat Peningkatan Cakupan Vaksinasi Booster

Sejauh ini, pemerintah berhasil menyediakan enam regimen vaksin yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM dalam program vaksinasi Covid-19. Kondisi ini memungkinkan masyarakat segera bisa menyesuaikan berbagai kondisi kesehatannya dengan berbagai jenis vaksin yang tersedia. Enam regimen tersebut meliputi vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Moderna, Janssen, dan Sinopharm.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: KemenkesMUIprogram vaksinasi Covid-19vaksinvaksin boostervaksin halalvaksin Sinopharmvaksin Sinovac

Editor

Next Post
Tiga ekor harimau sumtra mati terjerat di Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.

Nasib Harimau Sumatra Berkonflik dengan Manusia: Mati Terjerat, Lolos, atau Selamat

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media