Jumat, 6 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Robot Bawah Laut IPB Pantau Tutupan Teritip

Kondisi bawah laut Indonesia nyaris tak terpantau karena keterbatasan teknologi. Inovasi robot bawah laut salah satu solusinya.

Senin, 7 Agustus 2023
A A
Robot bawah laut buatan Laboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan IPB University. Foto ipb.ac.id.

Robot bawah laut buatan Laboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan IPB University. Foto ipb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebuah inovasi robot bawah laut tengah dikembangkan Laboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University. Robot yang disebut Autonomous Underwater Vehicle (AUV) dan Remote Operating Vehicle (ROV) dikembangkan untuk kemajuan agromaritim.

Beberapa waktu lalu, ROV dan AUV bernama Nusantara-ROV dan Nusantara-AUV generasi ke-5 diuji performanya di Balai Sea Farming, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut (PKSPL) IPB University. Kedua robot tersebut difungsikan untuk melakukan pemantauan tutupan teritip, sejenis hewan laut di jaring keramba.

IPB University juga mengembangkan robot bawah laut untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi laut Indonesia yang semakin dibutuhkan. Terlebih kondisi perairan Indonesia sulit diakses menggunakan kapal riset.

Baca Juga: Benito Heru: Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Lewat Pertanian Organik

Robot bawah laut digunakan untuk mengamati objek atau proses yang terjadi di dasar perairan. Layaknya drone, AUV dioperasikan tanpa kabel. Robot ini diprogram untuk melakukan misi seperti inspeksi kabel bawah laut, monitoring terumbu karang, hingga riset arkeologi kelautan. Biasanya AUV mengandalkan sensor dan manipulator. Juga dikembangkan dengan kecerdasan buatan sehingga dapat bergerak sesuai tujuan dari pemrograman yang dibuat.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Aquatic CenterLaboratorium Instrumentasi dan Robotika Kelautan IPB Universityrobot bawah lauttutupan teritip

Editor

Next Post
Pemred media Floresa.co menerima simbolis penghargaan Udin Award 2023. Foto Dok. AJI Indonesia.

Alami Kekerasan Digital Akibat Isu Keadilan Lingkungan, Media Floresa Terima Udin Award

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media