Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sejak 2017 Belum Ada Upaya Pengendalian Pencemaran di Danau Batur

Ada faktor alam dan faktor manusia yang menjadi penyebab pencemaran di Danau Batur. KLHK menawarkan solusinya.

Kamis, 22 Desember 2022
A A
Danau Batur di Bangli, Bali. Foto ppid.menlhk.go.id.

Danau Batur di Bangli, Bali. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Danau Batur di Kabupaten Bangli Provinsi Bali menjadi salah satu danau yang diprioritaskan Presiden Joko Widodo untuk direvitalisasi karena mengalami pencemaran. Danau Batur merupakan danau kaldera tertutup, yang terbentuk dari letusan Gunung Batur.

Ada beberapa faktor penyebab pencemaran dan sedimentasi, antara lain sektor pertanian di lereng- lereng sekitar danau, keramba jaring apung (KJA) yang telah mencapai 12.000 jumlahnya, serta limbah dari pemukiman, dan penginapan.

“Harus ada solusi untuk menanggulangi pencemaran ini,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Dirjen PDASRH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dyah Murtiningsih.

Baca Juga: Ini Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Saat Nataru

Beberapa solusi yang ditawarkan KLHK antara lain pemakaian pupuk organik dan pola terasering pada sektor pertanian, tata kelola KJA sesuai daya dukung dan daya tamping. Juga pemakaian pakan ikan ramah lingkungan, pengendalian dan pengelolaan limbah pemukiman dan wisata dapat menjadi solusi menanggulangi pencemaran.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi memberikan dukungan beberapa solusi tersebut. Ia juga mendorong Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Pemkab Bangli untuk melanjutkan rencana aksi menjadi aksi nyata.

“Seharusnya Bupati (Bangli) sebagai pemangku wilayah berupaya menanggulangi pencemaran ini dengan didukung oleh Pemerintah Pusat (KLHK, KKP dan Kementan) dan Pemerintah Provinsi Bali.

Baca Juga: Libur Nataru, Kemenparekraf Luncurkan 100 ‘Pak Wisnu’

“Sudah lima tahun sejak 2017 hingga 2022 belum ada upaya apapun untuk mengendalikan pencemaran. Saya tidak mau hal ini terjadi lagi,” tandas Dedi saat Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR pada 20 Desember 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Danau Baturdanau kaldera tertutupGunung BaturKabupaten BangliKementanKementerian LHKKKPKomisi IV DPRpencemaran di Danau Batur

Editor

Next Post
Pengungsi gempa Cianjur saat menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim tenaga kesehatan. Foto Dok BNPB.

Tenaga Kesehatan Cadangan untuk Hadapi Krisis Kesehatan dan Bencana

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media