Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sensor Sap Flow Deteksi Daya Hidup Pohon secara Remote dan Real Time

Pohon yang mati dapat dilacak keberadaannya untuk dilakukan perlakuan lebih lanjut sesuai kondisinya.

Rabu, 31 Juli 2024
A A
Uji coba alat sensor Sap Flow pada bibit tanaman. Foto Dok. Tim WaTree ITB.

Uji coba alat sensor Sap Flow pada bibit tanaman. Foto Dok. Tim WaTree ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tantangan yang dihadapi selama pengerjaan proyek adalah minimnya sumber literatur mengenai topik yang diangkat. Tim WaTree mengatasinya dengan giat berdiskusi dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing, Prof. Endah Sulistyawati. Keterbatasan alat berupa sensor sap flow juga menjadi kendala sehingga harus bekerja sama dengan PT. Labodia Prima untuk meminjam alat untuk mendukung inovasi.

Baca Juga: Cukup Konsumsi Energi Nuklir Sebesar Telur Ayam untuk Seumur Hidup

Zahrah berharap inovasi sistem yang dibuat oleh timnya dapat berhasil, baik dari komponen alat sensor dan monitoring website serta dapat membawa mereka hingga sukses di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).

“Harapannya, setelah ada penelitian ini, nantinya ada penelitian lebih lanjut lagi. Goals utamanya adalah bisa memonitoring hutan secara remote dan real time demi mendukung keberhasilan penanaman hutan yang terdegradasi,” harap dia. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: daya hidup pohonITBsensor sap flowsistem monitoringTim WaTree ITB

Editor

Next Post
Salah satu geosite dari geopark Kebumen.Foto Dok. BRIN.

13 Geosite di Kebumen Diajukan KNIU Menjadi Geopark Global UNESCO

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media